Oleh AFP
Seorang pilot pesawat Air India mendudukkan ibunya dalam kokpit dalam sebuah penerbangan domestik. Ia menolak menerbangkan pesawat tanpa membawa ibunya — yang gagal mendapatkan tiket gratis.
Pilot diduga menuntut kepada pihak penerbangan agar ibunya diberikan hak “boarding pass dummy” di bandara Pune di sebelah barat India dan menempatkannya di tempat duduk untuk kru untuk penerbangan dua jam ke ibu kota New Delhi.
“Ketika pilot bersikeras membawa ibunya tersebut ke pesawat, pihak operasi dan departemen komersial segera diberitahu,” kata seorang pejabat pihak bandara kepada Sunday Express. “Pilot mengancam ia tidak akan terbang tanpa ibunya.”
Sang pilot, yang kini terancam sanksi disiplin, mengatakan bahwa ibunya sedang sakit dan ia tidak bisa meninggalkan ibunya di bandara.
Para pilot Air India memang diberikan jatah tiket gratis bagi diri mereka sendiri dan anggota keluarga selama kursi tersedia.
Laporan petugas mencatat, penerbangan yang saat itu penuh oleh 122 penumpang tersebut, menjadi tertunda selama 20 menit gara-gara insiden tersebut.
Seorang juru bicara Air India mengatakan kepada AFP, Minggu, bahwa maskapai belum memberikan komentar apa pun.
Kenaikan BBM
- Situs RS Pusat Pertamina Diretas Terkait BBMTRIBUNnews.com - 1 jam 5 menit lalu
- Aktivis Serukan Mahasiswa Bersatu Tolak BBM NaikTempo - 1 jam 46 menit lalu
- Charly Van Houten Bicara Tentang Kenaikan BBMKapanlagi - 3 jam yang lalu
- Dalam sepekan, 41 kasus penimbunan BBM berhasil terungkapMerdeka.com - 5 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Untungkan LorenaTRIBUNnews.com - 9 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi SelesaiAntara - 9 jam yang lalu
- BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 PersenTempo - 9 jam yang lalu
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM Tempo - 10 jam yang lalu
- Rizal Kagum Perjuangan Mahasiswa-Pemuda Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 10 jam yang lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, Pelni Tunggu PetunjukAntara - 10 jam yang lalu
- PMKS Layak Disubsidi Kenaikan BBMTRIBUNnews.com - 10 jam yang lalu
- Karen: Depot BBM Beroperasi 24 JamAntara - 10 jam yang lalu
- PKS: Kenaikan BBM Berdampak Sistemik Pada BuruhAntara - 10 jam yang lalu
- Polri Evaluasi Pengamanan Aksi Tolak Kenaikan BBMAntara - 10 jam yang lalu
- PKS Minta Pemerintah Atasi Dampak Kenaikan BBMAntara - 10 jam yang lalu
- Polisi Temukan 41 Kasus Penyelundupan BBMAntara - 11 jam yang lalu
- Kominfo: Sosialisasi Harga BBM Lewat SMS Tak Langgar UU ITETRIBUNnews.com - 12 jam yang lalu
- BEI: Kepastian Penaikan BBM Positif bagi IHSGAntara - 12 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Kurangi PenyelundupanAntara - 12 jam yang lalu
- PKS Bantah Pasang Spanduk Pro-Kenaikan BBMTempo - 12 jam yang lalu
Berita Lainnya
- Hadapi Lebaran, Citilink Siap Gunakan Pesawat Airbus
- Pejabat: Guinea Tidak Dapat Gelar Pemilu pada 30 Juni
- Oposisi Suriah Kembali Abaikan Perundingan Damai
- Taliban Tolak Perdamaian dengan Pemerintah Pakistan
- Zaenal-Doddin Anggap Pengamanan Pilbub Sidrap Berlebihan
- Mantan Kapalas Cebongan Siap Besaksi
- Liverpool dan Suarez Mulai Berseberangan
- Ekonom Nilai BI Tidak akan Naikan BI Rat …TRIBUNnews.com
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Artikel Pilihan
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 42
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...

