Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Pimpinan KPK Harus Steril dari Unsur Polisi dan Jaksa

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid III periode 2012-2016 harus independen. Salah satu caranya adalah dengan mengeliminir unsur polisi dan jaksa dalam tubuh pimpinan.

    Menurut Guru Besar Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia, Bambang Widodo Umar, kemandirian KPK akan sulit tercapai jika masih ada unsur polisi dan jaksa pada tubuh pimpinan.

    Karena, para penyidik dan penuntut yang berasal dari polisi dan jaksa tentunya akan mematuhi apa pun perintah dari pimpinan yang berasal dari polisi dan jaksa. "Saya tahu betul, polisi dan jaksa itu senioritasnya sangat kuat," kata Bambang, Jumat (5/8).

    Menurut Bambang, yang menjadi masalah saat ini adalah pembinaan di tubuh polisi dan jaksa masih belum maksimal. Sehingga jika ada unsur dua lembaga penegak hukum tersebut yang belum mendapatkan pembinaan maksimal di tubuh pimpinan KPK, dikhawatirkan akan membuat KPK menjadi lembaga yang tidak memiliki kapabilitas untuk memberantas korupsi.

    Selain itu, Bambang berharap ke depannya KPK memiliki penyidik dan penuntut yang independen atau yang bukan berasal dari polisi atau jaksa. Namun ia mengakui, bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, masih terlalu sulit. Untuk langkah awalnya, ia hanya menyarankan dimulai dari mengeliminir tubuh pimpinan KPK dulu dari unsur polisi dan jaksa.

    Anggota Komisi III DPR RI, Gayus Lumbuun, tidak sepakat dengan pendapat unsur jaksa dan polisi harus dieliminir dari tubuh pimpinan KPK. Dirinya tidak membeda-bedakan asal institusi untuk menjadi seorang pimpinan KPK. "Yang penting orangnya, bukan lembaganya," kata Gayus.

    Menurutnya, masyarakat jangan mendiskreditkan lembaga kepolisian dan kejaksaan.  Tidak ada jaminan jika unsur pimpinan KPK berasal dari akademisi atau aktivis hukum bebas dari kekurangan.


    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    38 komentar

    • Jagal Alu Goro  •  9 bulan yang lalu
      Saya baca pada setiap komentar yg berhubungan dgn pemerintahan tak satupun yg penilaianya positif, dr sini kita bsa menyimpulkan bhwa pemerintahan saat ini hrs diganti....itu hrga mati.
    • Nendi Moes Piryadi  •  9 bulan yang lalu
      GAK PERLU LIAT UNSUR INI ITU.....
      YANG PENTING KLO MASUKIN KAMBING KEKANDANG GA PERLU IKUTAN MASUK KE KANDANG....
    • YURI  •  9 bulan yang lalu
      Tidak semua Polisi dan Jaksa adalah manusia yang buruk dan tidak semua Polisi dan Jaksa adalah manusia yang baik. Tergantung pribadi dan motivasinya masing2, mau cari kaya atau mau cari pahala. Orang2 yang menjelekkan Polisi dan Jaksa mungkin benar karena kebetulan mereka hanya ketemu dengan Polisi dan Jaksa yang jelek, tapi masih banyak juga orang2 yang pernah ketemu dengan Polisi dan Jaksa yang baik. Kalau kekuatan independen digabungkan dengan Polisi dan Jaksa yang baik, Insya Allah KPK akan jadi kekuatan yang bagus. Pak Taufiqurahman adalah ex Polisi dan beliau mampu memimpin KPK, Salah satu menteri kita dan pimpinan partai besar di negara kita, dulu waktu reformasi tahun 98 maju dalam barisan depan saat masih jadi mahasiswa, tapi sekarang sudah haus kekuasaan dan uang (bisa ditebak siapakan ???). Kalau panitia seleksi yang orang DPR RI fair melakukan penilaian dan tidak banyak ke politisnya, saya yakin pimpinan KPK yang akan dipilih termasuk orang yg kredibel. Pak Bambang Widodo Umar dulu adalah anggota Polisi dan beliau adalah salah satu Polisi yang lurus. Mungkin figur beliaulah yang bisa dicalonkan sebagai pimpinan KPK.Ayo pak Bambang Widodo Umar, anda mantan Polisi dan saya yakin kalau anda jadi pimpinan KPK.... Koruptor di Indonesia akan jera...... dan habissss......
    • Kitoy  •  9 bulan yang lalu
      SAYA KIRA KALAU TIDAK MELANGGAR ATURAN SILAHKAN SAJA DAN SERAHKAN PANSEL YG MENILAINYA. MEMANG KALAU SESEORANG MASIH TERIKAT DALAM GARIS KOMANDO AKAN RISIH BERHADAPAN DGN KOMANDAN.
    • Akbarunsyah  •  9 bulan yang lalu
      masih ada kok Polisi yg jujur.......POLISI TIDUR....
    • mbok emban  •  9 bulan yang lalu
      Pak Antasari masih sosok yang sangat pantas menduduki jabatan itu, selain beliau perlu dicari orang yang setara, berani berjuang, berani bertindak, tidak tebang pilih. Kita semua merindukan pimpinan seperti itu. Apa masih ada ya ...? dari kejaksaan or dari kepolisian ...???, kayanya ...... susah deh nemuinya . Perlu penelitian dulu pak Bambang, kalau sudah ada bagus banget tuh untuk disebarluaskan.
    • Arifin Bkb  •  9 bulan yang lalu
      KPK harus maju terus, klo polisi ama jaksa kan hanya mata duitan semua itu,,,
    • Orang Biasa  •  9 bulan yang lalu
      Begitu busuk dan buruknya kepolisian dan kejaksaan dimata masyarakat, masalahnya polisi dan jaksa ngak pernah tahu mereka dianggap buruk, mereka merasa wangi, heheheh
    • garai  •  9 bulan yang lalu
      FAKTA MEMBUKTIKAN DUA LEMBAGA INI (POLISI & JAKSA) KENTAL KORUPSINYA..
    • Basit  •  9 bulan yang lalu
      spy tdk terkontaminasi
    • OBAMA BINTUL OSAMA  •  9 bulan yang lalu
      ITU HARAPAN RAKYAT, PENGALAMAN MEPERLIHATKAN YANG NAMANA PEGAWAI NEGARA SULIT BEBAS DARI PENGALAMAN GELAP, MAU NAIK KARIR PASTI TERKENA PUNGLI, BELUM LAGI KETIKA MASUK JADI PEGAWAI SUDAH DIMINTA UANG....MOTIVASINYA BUKAN UNTUK BERKARYA, TETAPI LEBIH PADA PANGKAT DAN DUIT... YANG BEGINI MUDAH TERSANDERA JIKA MELAKUKAN PEMBERANTASAN KORUPSI... APALAGI YANG DIHADAPI NANTI KOLEGA SENDIRI...
    • irfan  •  9 bulan yang lalu
      aku aja jadi ketua KPK...aku bukan dari polri atau kejaksaan..aku dari ibu dan bapak ku...so pasti steril...gkkgkgkgkkg
    • Robert  •  9 bulan yang lalu
      tergantung pribadi manusianya, sana - sini dll.
    • Agnes  •  9 bulan yang lalu
      Harus ada dari Unsur kejaksaan agar bertambah gregetnya dan mantan Jaksa Sdh punya jam terbang dalam penaganan kasus,!Antasari Azhar masih tetap oke,tidak ada sainganya
    • Wiliam Oktarida  •  9 bulan yang lalu
      dari Unsur Kejaksaan masih di butuhkan untuk unsur pimpinan KPK saat ini sifatnya melengkapi,Fakta yg ada antasari unsur dari jaksa yg sangat sukses,bagaimanapun mantan jaksa sudah paham seluk beluk penaganan kasus korupsi,jika tidak di isi dari pihak kejaksaan fakta yg ada penagganan kasusnya terkesan sangat lamban,mereka sebelumnya tidak pernah punya pengalaman hal tersebut,pada masa pak antasari bisa kita lihat semua sangat cepat penanganannya,calon yg ada sekarang kebetulan banyak pemain sinetron yg hobi pamer wajah ti Televisi yg garang perlu yg cool juga perlu juga,.
    • katineung  •  9 bulan yang lalu
      jangan pesimis gitu dong ama kejaksaan dan kepolian......yg moralnya baik langsung mengkeret tuh blm apa2 sudah diproteck habis, kita lihat saja seperti Yunus Husein waktu kasus Bank Century, dia ketakutan luar biasa ketika disuruh menyebutkan aliran dananya kemana, alasannya takut dipenjara kalau sampai rahasianya bocor, jadi kalau sampai lolos tuh...alamat kiamat KPK karena dihuni oleh org yg nyalinya keciiiiiillllllllll
    • soleh  •  9 bulan yang lalu
      PENJAHAT TIDAK ADA BEDANYA DGN PEJABAT, APARAT SAMA DENGAN ----............
    • Azwir  •  9 bulan yang lalu
      kita sudah tak percaya lagi pada polisi dan jaksa oleh karenanya terbentu KPK,anehnya orang2 KPK diisi lagi dengan polisi dan jaksa, makanya KPK terkotaminasi selama ini, kecuali si Antasari of the bast. tahan kejaksaan di muaro Padang, membayar kamar tahanan Rp. 25.000,000,- / kamar jika tidak diletakan pada kamar isolasi, ini sudah jadi rahasia umum di padang baguslah bagindo fahmi tak lulus jadi ketua KPK
    • Johan Kawilarang  •  9 bulan yang lalu
      SEBENAR NYA GAMPANG AJA,,,MAU GA EKSEKUTIF, YUDIKATIF, LEGISLATIF,,,DUDUK BERSAMA MEMBUAT UU YG TEGAS,,,,HUKUM MATI KORUPTOR,,,,KLO UU INI ADA ORG KAN MIKIR MAU KORUPSI,,,,JD GA USAH BERBELIT"....TP KAN SEMUA RAKYAT TAU BAHWA NEGARA INI DIPIMPIN OLEH FIR'AUN DAN IBLIS,,,CUMA REVOLUSI AJA JALAN YG TERBAIK,,,
    • Kadri Al tajarin  •  9 bulan yang lalu
      yang penting niat seseorang tu dari lembaga mana mereka.jadi ada benar nya polisi dan jaksa tu tetap akn jadi sorotan.mau jujujr kita antasari mantan ketua kpk yang luar biasa berani nya bisa menpenjarah kan besan RI 1 apa ada dari calon pimpinan kpk yang akan datang punya kebernian yang sama tapi bukan partai balas dendam amin
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat