Berburu Harta Luthfi

PKS Merapat, Demokrat Optimistis Foke-Nara Menangi Pilkada

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Partai Demokrat mengaku semakin yakin untuk dapat memenangi putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta. Apalagi setelah diketahui sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memberikan dukungan ke pasangan petahana yang juga didukung Demokrat, Fauzi Bowo (Foke) dan Nachrawi Ramli.

Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menjelaskan, sejak awal berharap kalau partai yang tak lolos pada putaran pertama tidak berhasil mengantarkan calonnya masuk ke putaran kedua akan bergabung dalam barisan perjuangan  untuk memenangkan Foke-Nara.

''Alhamdulillah, PPP sudah, Golkar sudah menyatakan mendukung. Kalau hari ini PKS menyatakan mendukung Foke-Nara tentu hanya satu kata, alhamdulillah,'' katanya di Bandara Ir Juanda, Surabaya, Sabtu (11/8).

Mudah-mudahan, lanjutnya, dukungan 110 ribu suara yang didapatkan PKS pada putaran pertama dapat menambah kekuatan politik untuk memenangkan Foke-Nara di putaran kdua. ''Kami yakin ini sangat berarti dan kami layak untuk tambah optimis di putaran kedua. Ini tambahan energi politik yang sangat berarti, energi politik yang sangat besar,'' ujar Anas.

Mantan Ketua Umum PB HMI tersebut pun merasa yakin kalau dukungan partai itu akan menjadi sikap dari para kader di akar rumput. Pernyataan ini menjawab adanya perpecahan dukungan di internal PKS. Yaitu, sebagian besar kader dan elit partai yang justru memberikan dukungan kepada pasangan rival Foke, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Anas, jika partai sudah membuat keputusan, maka akan diikuti oleh kader di akar rumput. ''Partai pasti punya jaringan, semua partai pasti punya, sampai ke tingkat yang terbawah. Kalau partai sudah membuat keputusan, saya yakin jaringannya sampai ke tingkatan terbawah. Akan bekerja mengikuti garis kebijakan partai,'' jelas Anas.

Meski pun ia akui, kalau dalam pemilukada langsung seperti yang berlaku di DKI Jakarta, maka suara pemilih yang menentukan kemenangan satu pasangan calon.

Partai pun, cetusnya, harus bekerja keras meyakinkan pemilih yang datang ke TPS sebagai penentu. Makanya, sejak awal Demokrat dan pasangan calon yang didukung bekerja untuk melakukan komunikasi politik. Tak hanya kepada partai-partai dan komunitas. Namun juga kader diminta bekerja untuk menjangkau orang per orang pemilih.

''Itu penting sekali maknanya untuk pemenangan putaran kedua. Siapa pun yang mendukung, pokoknya penting. Satu suara pemilih saja itu penting, apa lagi suara komunitas, kelompok, itu lebih penting. Suara dukungan partai juga tentu penting,'' jelasnya.

Anas menjelaskan, di atas kertas dan dilihat dari berbagai pendekatan, maka memang lebih mudah bagi Foke-Nara untuk mendapatkan dukungan dari PKS. Karenanya, ia mengapresiasi dukungan PKS yang diperoleh melalui proses yang cukup panjang.

''Pertimbangannya, yang paling tahu tentu sahabat PKS sendiri. Tapi lepas dari apa pun pasti ini kami syukuri dan kami sambut sangat baik. Karena kami yakini ini jadi tambahan energi yang luar biasa penting,'' tutur Anas.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.