London (ANTARA) - Perdana Menteri Norwegia Stoltenberg mengakui Indonesia merupakan contoh negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun di saat yang sama memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Hal ini tidak terlepas dari komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan model pembangunan ekonomi yang ramah lingkungan, ujar PM Stoltenberg kepada Menlu Marty Natalegawa.
Menlu Marty Natalegawa melakukan kunjungan kerja singkat di Oslo, Norwegia, baru- baru ini, ujar Pensosbud KBRI Oslo, Dyah Kusumawardani kepada ANTARA London, Selasa.
Dyah Kusumawardani menyebutkan selama di Oslo, selain bertemu Perdana Menteri Jens Stoltenberg, maka Menlu Marty juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Harald V, serta mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Jonas Gahr Stre dan Menteri Lingkungan Bard Vegar Solhjell.
Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Jens Stoltenberg, Menlu menyampaikan hubungan Indonesia dan Norwegia memberikan berbagai efek berganda terhadap kemitraan global dalam mengatasi berbagai tantangan abad ke-21 ini. Hal ini menggambarkan kerja sama yang tulus antarnegara dalam mengatasi berbagai tantangan global, ujarnya.
Sementara itu dalam pertemuannya dengan Menlu Jonas Gahr Store, keduanya menggarisbawahi kemitraan RI-Norwegia, serta komitmen mengatasi berbagai tantangan global yang bersifat multidimensi pada tingkat bilateral.
Beberapa isu yang menonjol dalam kerja sama Indonesia dan Norwegia adalah di bidang Hak Asasi Manusia (HAM), demokrasi, lingkungan hidup khususnya sektor kehutanan, dan promosi moderasi dan sikap toleransi.
Selain bidang HAM, Menlu Marty menjelaskan, kemajuan kerja sama di bidang lingkungan hidup yang lazim disebut REDD. Indonesia dan Norwegia merupakan salah satu isu pokok dalam kunjungannya kali ini ke Oslo.
Pada kesempatan itu, kedua menlu juga membahas upaya untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi serta isu bilateral lainnya.
Kedua menlu menyepakati pembentukan Komisi Bersama Kedua RI-Norwegia untuk memantau perkembangan pelaksanaan kerja sama di berbagai bidang.
Selain perkembangan bilateral, kedua menlu juga bertukar pandangan mengenai perkembangan isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
Pada kesempatan kunjungan kerja di Norwegia , Menlu Marty menghadiri pertemuan dengan kalangan bisnis di Norwegia dan pertemuan dengan mahasiswa Indonesia yang belajar di Norwegia.
Antusiasme para pelajar jelas terlihat dalam pertemuan dengan menanyakan berbagai hal yang berhubungan dengan kerja sama Indonesia dan Norwegia, dari isu lingkungan hidup hingga peran Indonesia dalam ASEAN.
Menlu mengakui bahwa ternyata cukup banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Norwegia dan diharapkannya hal ini dapat disebar luaskan sehingga banyak masyarakat Indonesia yang mempunyai kesempatan serupa. (rr)


Yahoo! OMG