Pola Transaksi Gelap Anggota DPR Sudah Terlacak

TEMPO.CO, Jakarta - Belum lama ini, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan mengaku menemukan 18 anggota Badan Anggaran DPR yang rekeningnya mencurigakan. Laporan itu kabarnya sudah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Bagaimana awalnya rekening gendut anggota DPR itu terendus PPATK?

»Ada setoran tunai dalam jumlah besar, yang kemudian diambil secara tunai. Jadi, terkesan menerima dari pihak tertentu, masuk, dan diambil lagi untuk dibagi-bagi,” kata Ketua  PPATK, Muhammad Yusuf, menjelaskan pola transaksi gelap anggota DPR, ketika ditemui pekan lalu.

Menurut Yusuf, umumnya warga biasa akan memilih bertransaksi dalam jumlah besar lewat rekening bank. Seseorang yang menjual rumah senilai Rp 1 miliar misalnya, pasti akan minta dana pembayarannya ditransfer ketimbang dibayar tunai. Tapi sebagian anggota DPR ini selalu bertransaksi tunai. »Ini membuat kami curiga,” kata Yusuf.

Jumlah nominal maupun frekuensi transfer yang tidak lazim kerap membuat petugas PPATK curiga. »Karena rekening ini milik penyelenggara negara, maka hanya ada tiga kemungkinan: suap, gratifikasi, atau pemerasan,” katanya.

Wawancara selengkapnya bisa dibaca di sini.

 ADEK MEDIA ROZA, ANTON APRIANTO

Berita Terpopuler:

Novel Baswedan Memburu Koruptor hingga ke Dukun

Begini Cara KPK Melindungi Novel

Novi Amilia Pernah Jadi Sampul Seksi di Popular

Di Balik Jumat Keramat Ada Komjen Sutarman?

Model Berbikini Itu Juga Penyanyi Dangdut

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat