Polandia: Ledakan di Ukraina Mengkhawatirkan

Warsawa (AFP/ANTARA) - Serangkaian ledakan yang melukai dua lusin orang di Ukraina menjadi keprihatinan menjelang kejuaraan sepak bola Eropa, kata tuan rumah bersama turnamen, Polandia, Jumat.


"Masalah ini perlu ditangani dengan sangat serius," kata Perdana Menteri Polandia Donald Tusk kepada wartawan.


"Sebuah serangan di wilayah kami adalah sesuatu yang sangat jarang, dan konteks Euro 2012 berarti kami sangat waspada tentang insiden tersebut," katanya.


Setidaknya 27 orang terluka di ota Ukraina timur, Dnipropetrovsk, Jumat. Sebelumnya dalam empat ledakan yang Presiden Viktor Yanukovych sebut tantangan bagi bangsa menjelang Euro 2012.


Tusk mengatakan, dia telah memberikan belasungkawa kepada pihak berwenang Ukraina, ia menambahkan bahwa Polandia dan intelijen Ukraina berada di kontak tentang ledakan itu.


"Ukraina telah berjanji untuk memberikan informasi apapun tentang hal ini, serta semua temuannya, segera setelah mereka memilikinya," katanya.


Dnipropetrovsk bukan merupakan salah satu dari delapan kota tuan rumah -- empat masing-masing di Polandia dan Ukraina -- acara olahraga besar pertama tetangga internasional.


Turnamen 16 negara dimulai pada 8 Juni dan diakhiri dengan final di Kiev pada 1 Juli. Ledakan itu meledak saat layanan keamanan sedang melakukan latihan anti-teroris di Stadion Olympic Kiev, Stadium, tempat untuk beberapa pertandingan Euro 2012 termasuk final. (nm/ml/jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.