Penghargaan buat SBY

Polda Metro Ringkus DPO Perampok Nasabah Bank

Jakarta (ANTARA) - Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya meringkus perampok bersenjata api dengan sasaran spesialis nasabah bank yang biasa beraksi di Jakarta dan sekitarnya, bernama Muslim alias Guru di kawasan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Pelaku yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) ditangkap pada Sabtu (30/6) siang, kata Kepala Subdirektorat Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) Ajun Komisaris Besar Polisi Helmy Santika di Jakarta, Selasa.

Helmy mengatakan, petugas menyita barang bukti berupa sepucuk senjata gas (airsoft), dua unit mobil dan satu unit sepeda motor dari hasil kejahatan.

Tersangka Muslim sebelumnya berprofesi sebagai guru Olahraga di sebuah sekolah di Palembang, namun dipecat karena bermasalah.

Muslim juga pernah terkait kasus pencurian rumah kosong dan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan pada 2002.

Helmy mengungkapkan Muslim merupakan sindikat pencurian dengan kekerasan yang berkomplot dengan tersangka Anton (22), Edy (37), AT (45), Hari (36) dan Doni (27).

"Muslim berperan sebagai eksekutor dan otak perampokan," ujar Helmy.

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya menangkap lima orang perampok bersenjata api spesialis nasabah bank, yakni Anton, Edy, AT, Hari dan Doni di wilayah berbeda, yaitu Bali, Palembang, Bandung dan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kelima orang itu, terlibat perampokan pada 15 tempat kejadian perkara selama 2012 di wilayah Jakarta dan sekitarnya.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.