TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan semua kelurahan memiliki kerawanan dalam pungutan suara pada Kamis besok, 20 September 2012. Menurut Rikwanto, tempat pemungutan suara di kelurahan bekas terjadinya kebakaran termasuk daerah yang rawan.
"Wilayah kantong-kantong suara pasangan calon yang berdekatan juga disebut daerah rawan," kata Rikwanto, Rabu 19 September 2012.
Menurut Rikwanto, Polda telah menyiapkan pengamanan khusus untuk mengamankan TPS yang dianggap rawan. "Penjagaannya 1 polisi untuk menjaga 1 TPS yang rawan. TNI juga disiagakan untuk menjaga obyek vital," ujarnya.
Adapun jumlah personel kepolisian untuk mengamankan pemilihan Gubenur DKI Jakarta putaran kedua sebanyak 16.605 personil. Personel tersebut terdiri dari anggota gabungan Polda 4.427 orang, gabungan Polres 7.397 orang, BKO Kor Brimob Polri 2.100 orang, BKO gabungan staf Mabes Polri 505 personel, dan BKO TNI Kodam Jaya 2.200 personel.
Mereka disebar di 15.059 TPS. Dari jumlah itu, Polda mengklasifikasikan 14.851 TPS aman, 257 TPS rawan I, dan 39 TPS rawan II.
AFRILIA SURYANIS
Penyebar Selebaran Isu SARA Jadi Tersangka
Emas Ganda Putri Direbut DKI Jakarta
Guru Laporkan Dinas Pendidikan Jakarta ke Panwaslu
Malam ini Keluarga Fauzi Bowo Gelar Pengajian
Istri Jokowi Kirim Doa dari Solo



Yahoo! OMG