Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Polisi: Bom Mobil Tewaskan 12 Orang di Stasiun Bus Pakistan

    Peshawar, Pakistan (AFP/ANTARA) - Sebuah bom mobil menghancurkan satu stasiun bus Pakistan pada Kamis, menewaskan 12 orang dan melukai 32 lainnya di pinggiran kota baratlaut Peshawar, kata seorang dokter rumah sakit.

    Serangan itu terjadi di jalan menuju kota garnisun Kohat.

    Peshawar bergerak menjadi daerah sabuk suku tanpa hukum, satu kubu Taliban dan gerilyawan garis keras yang berkaitan dengan Al Qaida yang disalahkan atas lebih dari empat tahun serangan bom di

    Pakistan.

    "Itu adalah ledakan bom mobil. Dua belas orang tewas dan 32 lainnya terluka. Kami sedang menyelidiki apakah seorang pelaku pemboman bunuh diri terlibat atau tidak," kata petugas senior polisi Kalam Khan kepada AFP.

    Saluran televisi swasta Dunya yang merekam lokasi di mana reruntuhan mobil teronggok bersama kendaraan-kendaraan lainnya yang rusak berat, dan ambulan-ambulan serta petugas penyelamatan bergegas untuk mengangkut korban luka ke rumah sakit.

    Dokter Rahim Jan menjelaskan kepada AFP bahwa sedikitnya 10 mayat telah dibawa ke rumah sakit besar Peshawar Lady Reading.

    "Kami telah memberlakukan keadaan darurat di rumah sakit itu," katanya.

    Jumat lalu, seorang pembom bunuh diri menewaskan 31 orang di sebagian besar kaum Muslim Syiah di daerah kota baratlaut Parachinar di Kabupaten Suku Kurram.

    Sementara itu di wilayah kesukuan baratlaut Pakistan, pesawat-pesawat jet tempur Pakistan membomi tempat-tempat persembunyian gerilyawan di wilayah kesukuan baratlaut, pada Kamis pagi, menewaskan sedikitnya 15 pejuang Taliban.

    Jet-jet tempur itu menargetkan tempat-tempat persembunyian di wilayah Orakzai Atas dan menghancurkan empat kompleks di medan terjal di dekat perbatasan Afghanistan.

    "Dua pesawat tempur dikirim ke daerah tersebut pagi ini setelah ada laporan dari sumber intelijen lokal bahwa para gerilyawan dari Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) bersembunyi di wilayah pegunungan," kata seorang perwira senior militer kepada AFP.

    "Pemboman ditargetkan di Khadizai, Samarbazar dan daerah Bermela dan menghancurkan empat tempat persembunyian," katanya, dan menambahkan bahwa sedikitnya 15 gerilyawan tewas.

    Para pejabat keamanan setempat mengonfirmasi serangan udara itu dan jumlah korban akibat gempuran tersebut.

    Konfirmasi independen mengenai jumlah korban tidak mungkin segera didapat karena daerah suku tanpa hukum itu terlarang bagi wartawan.

    Sebagian besar Orakzai Atas berada di tangan Taliban dan merupakan tempat yang sering terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dan gerilyawan Muslim sementara pasukan pemerintah

    hanya mengendalikan jangkauan lebih rendah.

    Satu serangan udara yang sama pada awal bulan ini menewaskan 20 gerilyawan, kata pejabat itu.

    Tujuh kabupaten suku Pakistan dekat perbatasan Afghanistan penuh dengan pemberontak dan kubu Taliban, selain Al Qaida.

    Gerilyawan telah menewaskan lebih dari 4.800 orang di seluruh Pakistan sejak pasukan pemerintah menyerang satu masjid garis keras di Islamabad pada Juli 2007. (rr)

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    Belum ada komentar

    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat