Polisi Diminta Legowo Lepaskan Kasus SIM  

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan perwira polisi yang kini aktif sebagai pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar, meminta polisi legowo, menyerahkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM sepenuhnya ke tangan KPK. Selain karena sudah ada undang-undang yang mengikat, kepercayaan oleh masyarakat juga penting untuk terus dibangun.

Kalau Polri dan KPK mengadakan penyidikan bersama, kata dia, masyarakat justru akan bingung. "Kalau ini diteruskan dua lembaga, bisa jadi nantinya kasus ini akan dibawa ke dua pengadilan," kata Bambang pada sebuah diskusi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis, 2 Agustus 2012.

Kekhawatiran ini beralasan. Pasalnya, semua kasus yang ditangani KPK berujung ke Pengadilan Tipikor, sementara kasus yang ditangani polisi biasanya diadili di Pengadilan Umum. Bambang menilai ada kemungkinan jika kasus yang sama diadili oleh dua pengadilan dengan dua majelis hakim berbeda, vonisnya bisa berbeda. "Kalau hasilnya berbeda jauh, rakyat akan makin curiga pada polisi," ujar Bambang.

Apalagi, kata dia, sudah ada pencitraan di benak masyarakat bahwa KPK lebih baik dan lebih jujur dibandingkan kepolisian. Karena itulah, Bambang menilai polisi sebaiknya tidak ikut menangani perkara ini. »Kalau kepercayaan pada polisi makin jatuh, warga akan pesimistis melihat kondisi keamanan lingkungannya,” kata dia.

Bambang merasa apa yang dilakukan oleh KPK sudah benar, walaupun kepolisian mengklaim sudah melakukan penyelidikannya sendiri. Menurutnya KPK punya bukti-bukti yang sahih sehingga memiliki hak untuk menggeledah Kantor Korps Lalu Lintas Mabes Polri. "Kecuali jika KPK masuk tanpa mematuhi etika, tidak punya bukti misalnya," kata dia.

ELLIZA HAMZAH

Berita Terpopuler:

Polisi Langgar Wewenang KPK

BWF Diskualifikasi Delapan Atlet Badminton

"Bayi Besar" Bermunculan di Amerika

Satu Jenderal Polisi Lagi Jadi Tersangka

Gubernur Tersangka, Agenda Akpol Berantakan

Panwaslu Miliki Video Rhoma Irama Ceramah SARA

Djoko Susilo Ancam Perkarakan KPK

Didiskualifikasi, Atlet Bulu Tangkis Ini Pensiun

Ahok Yakin Foke Tidak Embuskan Isu SARA

Polisi Diminta Mundur dari Kasus Simulator SIM

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat