H+5 Terperangkap

Polisi Lakukan Patroli Sampai Situasi Aman

Liputan6.com, Jakarta: Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, aparat akan terus melakukan patroli hingga kondisi Ibu Kota kembali kondusif, khususnya di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya aksi brutal kelompok geng motor.

"Belum tentu kapan, sampai kita rasa cukup situasi kondusif, supaya tidak lagi coba-coba gerombolan di lapangan," ujar Rikwanto di Senayan, Jakarta, Ahad (15/4).

Rikwanto menjelaskan, sejak kejadian aksi brutal di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, dan Warakas, Jakarta Utara, dua hari lalu, pihaknya terus melakukan patroli gabungan bersama unsur TNI. Pihaknya juga meningkatkan kesiagaan di titik yang dianggap rawan. Ia berharap aksi brutal tersebut tidak terulang kembali.

"Kalau ada unsur TNI, yang menyelidiki TNI dari Polisi Militer (POM) TNI. Kalau sipil dari kepolisian, baik Polres Jakarta Utara, Polres Jakpus. Kalau terjadi kebut-kebutan liar, Polda Metro Jaya, Polres Jakut, Jakpus, berkerja sama dengan Garnisun, guna mencegah jangan sampai terjadi penyerangan lagi," paparnya.

Dalam kasus penyerangan Jumat lalu, Rikwanto belum dapat memastikan keterlibatan aparat TNI. Polis juga belum mengetahui motif penyerangan.

"Kita buat tim penyidik gabungan dan tim patroli gabungan kalau ada oknum terlibat akan diserahkan ke Polri, masyarakat sipil juga akan diserahkan pada Polri," imbuhnya.(ADI/ULF)