Perang Lawan Geng Motor

Pramono Anung Kutuk Pelaku Penembakan Bentrok Sumsel

Laporan Agus Nia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mengutuk peristiwa bentrok personel Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) di Limbang Jaya, Kecamatan Ogan Ilir. Hal tersebut dikarenakan yang menjadi korban adalah warga yang tidak bersalah.

"Saya mengutuk, karena salah satu korbannya adalah anak-anak. Angga bin Darmawan jadi korban, sangat-sangat disesalkan," tutur Pramono saat di temui di gedung DPR, Jakarta, Senin, (30/7/2012)

Menurut dia aparatur daerah perlu melakukan investigasi. "Bagi yg melakukan harus mendapatkan hukuman seberat-seberatnya. Bisa dikatakan ini merupakan kasus pembelajaran dari profesionalisme," kata Pramono.

Akibat bentrokan tersebut, Angga bin Darmawan (12) tewas tertembak di kepala saat keluar dari tempat permainan play station karena mendengar keramaian.

Selain itu, sedikitnya 5 orang mengalami luka tembak dan kritis, 2 orang perempuan dan 1 orang anak berusia 16 tahun. Semua korban saat ini dirawat di Puskesmas Desa Tanjung Batu.

Berita Terkait: Sengketa Lahan Cinta Manis
  • Konflik Agraria Bersumber dari Kegagalan Presiden SBY
  • Komnas HAM Siap Jadi Mediator
  • SBY Didesak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Agraria
  • Komnas HAM Desak Kapolri Tarik Pasukan Brimob
  • IPW: Periksa Kapolda Sumsel Terkait Kasus Cinta Manis
  • Kronologis Bentrok Brimob vs Warga Desa Limbang Jaya
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat