Presiden Harapkan Pilkada Jakarta Putaran Kedua Tertib

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden mengharapkan pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta putaran kedua kembali tertib dan lancar seperti putaran pertama.

"Harapannya warga Jakarta mau berpatisipasi secara tertib, sehingga pemilihan cagub nanti berjalan dengan lancar dan aman," katanya kepada wartawan di Bina Graha, Jakarta, Rabu.

Sementara itu, pemilihan gubernur di Jakarta diperkirakan akan melalui dua putaran, setelah pada putaran pertama penghitungan sementara Pilkada Jakarta tidak ada calon gubernur yang mendapatkan suara lebih dari 50 persen.

Dari enam pasangan calon gubernur, Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi - Ahok) dan Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli (Foke - Nara)mendominasi perolehan suara, dengan keunggulan pasangan Jokowi - Ahok.

Sebelumnya, semua lembaga survei yang melakukan perhitungan hitung cepat ("quick count") mendapati pasangan Jokowi - Ahok unggul pada putaran pertama dengan suara di atas 40 persen dan diikuti oleh Foke-Nara dengan suara sekitar 34 persen.

Keunggulan Jokowi-Ahok tersebut menjadi kejutan, mengingat sebelumnya, Foke yang kini masih menjabat Gubernur DKI sangat yakin dapat meraih perolehan suara mayoritas dan mengakhiri pemilihan gubernur dalam satu putaran.

Untuk putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta, seusai penetapan KPUD Jakarta, akan dilaksanakan pada 20 September mendatang.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.