Presiden: Indonesia Punya Model Keuangan Inklusif

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

  • Harga Minyak Turun Setelah Data China Mengecewakan

    Antara

    New York (ANTARA/Xinhua) - Harga minyak dunia melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data aktivitas manufaktur dari China mengecewakan, namun penurunannya dibatasi pelemahan dolar AS, kata para analis. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun tipis sebesar tiga sen menjadi menetap di 94,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 16 sen, atau 0,15 persen, menjadi ditutup

  • Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Antara
    Rupiah Jumat Pagi Terapresiasi 20 Poin

    Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi terapresiasi sebesar 20 poin menyusul sentimen negatif di pasar uang yang kembali stabil. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat sebesar 20 poin menjadi Rp9.768 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.788 per dolar AS. "Sentimen di pasar uang kembali stabil setelah The Fed mensinyalkan pengurangan nilai program pembelian obligasinya secara bertahap meski untuk sementara waktu masih mempertahankannya,"

Los Cabos (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Indonesia telah memiliki model untuk menerapkan sistem keuangan inklusif sehingga tidak perlu mengadopsi model dari negara manapun juga.

"Kita sudah punya model sendiri, apa yang dilakukan oleh BRI itu luar biasa dan juga bank-bank yang lain. Hanya kurang kita sampaikan pada dunia, tidak perlu kita mengadopsi model negara manapun kita sudah punya," kata Presiden Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di Los Cabos, Meksiko, Senin pagi waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Namun, kata Presiden, menimba dan berbagi pengalaman dengan negara-negara lain akan selalu ada gunanya.

Oleh karena itu, Kepala Negara secara khusus mengajak Putri Maxima dari Belanda untuk bekerjasama di bidang keuangan inklusif.

"Saya ajak untuk berkolaborasi bekerjasama dengan demikian ada `benefit` bagi kita, kita mempelajari `best practices` sehingga kita bisa makin baik," katanya.

Sebelumnya, Putri Maxima dari Belanda mengapresiasi Indonesia sebagai salah satu negara yang memberikan perhatian tinggi terhadap kredit untuk UMKM dan masyarakat kecil dalam bentuk kredit usaha sebagai salah satu bentuk dari praktek keuangan inklusif.

Putri Maxima, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, juga meminta Indonesia membuat suatu mekanisme koordinasi yang baik dalam penyelenggaraan kredit usaha itu.

Namun, katanya, selama ini Indonesia telah memiliki mekanisme yang berjalan dengan baik di bawah koordinasi Menko Perekonomian.

Putri Maxima yang merupakan istri Pangeran Willem-Alexander, putra Ratu Beatrix, adalah Penasehat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan.

Ia mempromosikan keuangan inklusif terutama dalam praktik terbaik dan kebijakan yang dibutuhkan untuk meningkatkan akses terhadap modal terutama individu lokal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat