Jeddah (AFP/ANTARA) - Presiden Mesir, Mohamed Mursi mengatakan bahwa dia dan Raja Abdullah dari Arab Saudi mengadakan pembicaraan "bermanfaat" yang berfokus pada stabilitas regional, seperti laporan kantor berita SPA pada Kamis, dalam pertemuan antara kedua pemimpin tersebut.
Diskusi kami "bermanfaat dan konstruktif dan untuk keuntungan Mesir, Arab Saudi, dan masyarakat di daerah tersebut," kata Mursi kepada wartawan di Jeddah pada akhir pertemuan, Rabu malam.
"Semuanya yang Raja Abdullah katakan adalah untuk kepentingan masa depan, kawasan, dan Mesir," katanya, menambahkan bahwa Raja berbicara dengan "kebijaksanaan dan pengetahuan dan cinta untuk orang-orang Mesir."
Mursi tiba di Arab Saudi pada Rabu, untuk kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat menjadi presiden dan bertemu pertama kali dengan Putra Mahkota Pangeran Salman bin Abdul Aziz, yang menyambutnya ketika tiba di sana.
Hanya sedikit rincian yang dipaparkan setelah pembicaraan antara Mursi dan Abdullah, meskipun presiden Mesir hanya mengatakan stabilitas regional adalah fokus utama dari diskusi mereka.
"Stabilitas kawasan tergantung pada stabilitas Mesir dan Teluk, yang dipimpin oleh Arab Saudi," ungkapnya.
Mursi mengatakan bahwa dia memilih Arab Saudi untuk kunjungan resmi pertamanya karena "hubungan mengakar dan sejarah yang mendalam antara kedua negara."
Ketegangan telah lama terjadi di antara Teluk, di mana doktrin Wahhabi yang ketat dari Islam Sunni berlaku, dan Ikhwanul Muslimin di Mesir, kelompok Islam moderat yang mendorong kekuatan dari pemberontakan Arab Spring yang melanda negara itu pada tahun lalu.
Di bawah kepemimpinan pendahulu Mursi, Hosni Mubarak, Mesir dan Arab Saudi memiliki hubungan yang erat.
Tetapi krisis diplomatik yang jarang terjadi antara dua kekuatan regional pada April, membuat Riyadh memanggil duta besar mereka di Kairo dan menutup kedutaan besarnya selama beberapa hari, setelah protes yang menuntut pembebasan seorang pengacara dan aktivis hak asasi manusia yang ditahan di negara kerajaan itu.
Mursi diperkirakan pada Kamis, untuk melakukan kunjungan ke Mekkah dan Madinah, dua kota suci Islam, untuk melakukan umroh. (jk/ik)


Yahoo! OMG