Kenaikan BBM

Presiden Minta Masukan Pimpinan Lembaga Negara

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta masukan dari pimpinan lembaga negara terkait materi pidato kenegaraan dan penyampaian nota keuangan pemerintah di depan anggota MPR, DPR, dan DPD, Kamis (16/8).

"Saya juga ingin mendengar isu fundamental yang patut disampaikan. Akan saya sampaikan dalam kapasitas sebagai kepala negara pada pagi hari dan pada malam harinya pidato penyampaian RAPBN dalam kapasitas sebagai kepala pemerintahan," kata Presiden di Jakarta, Rabu.

Kepala Negara mengatakan komunikasi yang baik antara pimpinan lembaga negara akan mendorong efektivitas jalannya pemerintahan.

"Kita bertemu hari ini, tema utama adalah kebersamaan dan kerjasama untuk tingkatkan pembangunan yang dilaksanakan di negeri ini seraya kita lakukan refleksi di tengah ulang tahun kemerdekaan kita. Nanti akan saya sampaikan pokok pidato yang akan disampaikan pada esok hari," kata Presiden.

Presiden menambahkan, "Kita semua penyelenggara negara harus memiliki semangat dan melakukan segala upaya memajukan neagara kita, meski ada tugas dan tanggung jawab, tentu pada kita diharapkan bisa berkolaborasi untuk memastikan bisa capai hasil sebaiknya."


Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13:30 WIB tersebut dihadiri Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua BPK Hadi Purnomo, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan Ketua Komisi Yudisial Eman Suparman.

Presiden didampingi oleh Wapres Boediono, Mensesneg Sudi Silalahi, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dan sejumlah pejabat lainnya.(rr)




PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat