TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat Budha Indonesia 2556 Tahun 2012 di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/5/2012), malam.
Peringatan Waisak tahun ini mengambil tema "Meningkatkan Metta dan Karuna", atau dalam bahasa Indonesia berarti Meningkatkan Cinta dan Belas Kasih.
Presiden dalam sambutannya menilai penting dan memiliki makna yang sangat dalam tentang tema itu.
"Tema itu penting karena mengajak umat Buddha agar dapat merenungkan kembali nilai-nilai universal metta dan karuna,yang mengulas tentang cinta dan welas asih sebagai tuntunan, guna mencapai kesempurnaan hidup sejati, yang telah diteladankan Sang Buddha," kata SBY.
Menurut Presiden, tema itu juga memiliki makna yang dalam, karena dengan ajaran metta dan karuna pula, umat Buddha diajak agar dapat terus mendengar secara jernih bisikan kebenaran dan kebaikan hati nuraninya, guna mengisi kehidupan berbangsa tanpa kekerasan dan kebencian.
"Kehidupan berbangsa yang berlandaskan pada pengembangan sikap welas asih yang menyuburkan keharmonisan, keselarasan, dan toleransi, antar warga bangsa," kata Presiden.
Presiden mengatakan, peringatan Waisak tahun ini memiliki beberapa makna kebangsaan yang penting.
"Peringatan itu kita laksanakan di tengah kondisi bangsa yang bergerak ke depan, bagi upaya percepatan dan perluasan kemajuan pembangunan ekonomi," ujarnya.
Dikatakan kondisi itu tercermin dari perekonomian yang terus tumbuh, kesempatan kerja yang meningkat, dan kemiskinan yang menurun, serta apresiasi komunitas internasional atas berbagai prestasi pembangunan negeri kita.
"Tentu saja di tengah berbagai prestasi dan capaian itu, di depan kita juga terbentang tantangan yang harus kita jawab bersama," katanya.
Peringatan ini, lanjut SBY, juga kita lakukan menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-104 Tahun 2012.
"Lebih dari seabad lalu, sebagian dari warga bangsa yang tercerahkan telah mencetuskan semangat kebangkitan dan kebersamaan. Semangat yang telah menggelorakan perjuangan seluruh warga bangsa, untuk bersama-sama berjuang menjadikan negeri kita sebagai negara-bangsa yang bersatu, merdeka, dan berdaulat," katanya.



Yahoo! OMG