Tarmiyah, Irak (AFP/ANTARA) – Pria bersenjata dengan senjata berperedam menyerang sebuah rumah di sebuah kota bagian utara Baghdad pada Rabu, menewaskan tujuh anggota keluarganya, termasuk tiga orang anak, ujar petugas keamanan dan medis.
Dua anggota dari keluarga tersebut, termasuk satu dari mereka yang tewas, merupakan anggota pasukan milisi Sahwa anti-Qaeda, terdiri dari suku Sunni yang menentang kelompok militan dan membantu menghentikan gelombang perang di Irak.
Serangan di kota Tarmiyah terjadi sekitar pukul 04:00 waktu setempat. Di antara mereka yang tewas adalah tiga anak-anak berusia dua, tiga dan tujuh tahun.
Kekerasan tersebut terjadi sehari setelah gelombang 15 pengeboman dan satu penembakan di Irak, yang menewaskan 19 orang dan melukai 71 orang.
Kekerasan di Irak berkurang secara signifikan dari puncaknya pada 2006 dan 2007, ketika kekerasan sektarian yang brutal menghantam negara tersebut, namun serangan masih umum terjadi.
Menurut data dari pemerintah Irak, 144 orang tewas dan 264 orang terluka dalam serangan yang terjadi pada bulan lalu. (dh/ml)


