Tarmiyah, Irak (AFP/ANTARA) â Pria bersenjata menewaskan empat polisi dalam serangan pada Rabu pada patroli di Taji, utara Baghdad, sementara dua lagi tewas dalam serangan terhadap sebuah penjara, kata para pejabat keamanan dan medis.
Seorang pejabat kementerian dalam negeri mengatakan bahwa orang bersenjata tidak dikenal menyerang sebuah patroli kepolisian di Taji, menewaskan empat polisi, jumlah korban tersebut jugadikonfirmasi oleh seorang pejabat medis, yang mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 8:30 waktu setempat.
Menurut pejabat medis, sebuah bom pinggir jalan meledak ketika bala bantuan kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Seorang kapten kepolisian mengatakan bahwa pria bersenjata juga mencoba untuk masuk ke sebuah penjara di Taji, menewaskan dua penjaga polisi, dan meledakkan bom yang menghancurkan sebuah gerbang yang sedang dibangun dan melukai lima polisi di sebuah menara pemantau.
Bentrokan terjadi, dan daerah itu dikelilingi oleh tentara dan polisi, imbuh kapten itu.
Thair al-Muzaham, seorang polisi yang berada di penjara itu, mengatakan: "Dua rekan saya tewas dalam serangan itu, dan satu terluka dan dalam kondisi sangat kritis."
Serangan itu terjadi setelah kelompok Al-Qaeda Negara Islam Irak (ISI/ Islamic State of Iraq) mengatakan bahwa mereka akan merebut kembali wilayah tersebut, dan meminta suku Arab Sunni untuk mengirim pejuang, dalam rekaman yang diunggah atas nama pemimpinnya Abu Bakr al-Baghdadi.
Pesan yang diunggah di berbagai forum jihad mengatakan bahwa ISI akan mulai menargetkan hakim dan jaksa, dan mencoba untuk membantu tahanan keluar dari penjara-penjara Irak. (yg/ik)


Yahoo! OMG