Penghargaan buat SBY

Pria Berseragam Tentara Afghanistan Lukai Lima Tentara NATO

Kabul (AFP/ANTARA) – Seorang pria berseragam tentara Afghanistan menembaki para tentara NATO di sebuah pangkalan militer dekat Kabul, dan menyebabkan lima orang terluka, seperti diungkapkan koalisi tersebut pada Rabu, dalam serangkaian serangan terbaru yang disebut serangan “hijau melawan biru.”


Serangan yang dilakukan pasukan keamanan Afghanistan terhadap para sekutu mereka dari aliansi yang dipimpin Amerika Serikat, dinyatakan telah menewaskan 26 jiwa sepanjang tahun ini, menurut hitungan AFP, dan insiden terbaru tersebut menempatkan jumlah serangan pada tahun ini menjadi 19.


“Seseorang yang mengenakan seragam tentara Afghanistan menggunakan senjatanya untuk menyerang tentara koalisi kemarin (Selasa), dan melukai lima orang," kata Kolonel Jimmie Cummings, seorang juru bicara untuk 130.000 pasukan koalisi NATO yang dipimpin Amerika Serikat.


"Para tentara koalisi yang terluka dievakuasi ke sebuah fasilitas medis."


Dawlat Waziri, juru bicara kementerian pertahanan Afghanistan, mengonfirmasi bahwa insiden itu terjadi di provinsi Maidan Wardak, sebelah selatan Kabul. Selain itu ia juga mengatakan bahwa serangan itu terjadi di dalam sebuah pangkalan militer yang digunakan bersama oleh pasukan Afghanistan dan NATO.


"Seorang pria yang mengenakan seragam tentara kami menembaki tentara koalisi, melukai lima tentara. Penyerang tersebut melarikan diri dari lokasi kejadian dan kami sedang melakukan penyelidikan terkait penyerangan tersebut," kata Waziri. (ai/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.