Prioritaskan Daging Kurban untuk Anak Terlantar

Liputan6.com, Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI berharap di Hari Raya Iduladha ini harus menjadi hari raya bagi anak-anak Indonesia yang belum beruntung secara sosial dan ekonomi. Terlebih bagi anak-anak yang bergizi buruk dan terlantar.

"Perlu ada upaya dari kaum muslimin, khususnya panitia kurban untuk menjamin distribusi hewan kurban hingga menjangkau mereka, anak-anak yang sangat membutuhkan gizi," kata Asrorun Niam Sholeh, Ketua Divisi Sosialisasi KPAI kepada Liputan6.com dalam pesan singkatnya di Jakarta, Sabtu (27/10).

Lebih lanjut Niam menyatakan KPAI memberikan apresiasi kepada sejumlah lembaga sosial keagamaan yang mendedikasikan diri mengelola daging kurban, dan mendistribukannya hingga ke kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

KPAI, lanjut Niam, mendorong optimalisasi penyaluran pada panti asuhan, rumah singgah, anak-anak jalanan, dan tempat-tempat yang terancam gizi buruk. Karena menurut Niam, tanggung jawab perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan negara. "Tapi kita semua," tegasnya.

Untuk mewujudkan distribusi kepada anak-anak dan kelompok yang rentan secara eknomi dan sosial ini, pihaknya meminta pemerintah memfasilitasi pelaksanaan ibadah kurban. Sehingga manfaat sosialnya dapat dirasakan anak-anak Indonesia yang menderita gizi buruk.

"Fasilitasi bisa berbentuk bantuan pengalengan, dan akses menuju kantong-kantong anak rawan gizi hingga mereka bisa tersenyum di Hari Raya ini," pungkasnya.(ALI/AIS)