Perang Lawan Geng Motor

Program Pembagian Kondom Bukan Hal Baru

Denpasar (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Denpasar menilai program membagikan kondom bukanlah hal yang baru, karena telah dilaksanakan cukup lama oleh instansi tersebut.

"Kami sudah melakukan pembagian kondom tersebut sejak cukup lama, program itu bukanlah hal baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr Luh Putu Sri Armini, Jumat.

Dia mengatakan, namun pembagian kondom itu hanya tersentral atau khusus di kawasan yang berisiko, seperti lokalisasi penjaja seks.

Kondom itu, lanjut Sri, dibagikan kepada orang-orang yang berperilakunya berisiko terserang penyakit menular seksual dan HIV/AIDS.

"Kami tidak pernah melakukan pembagian kondom kepada remaja dan kaum pelajar, hanya kepada orang yang berperilaku berisiko, seperti pekerja seks komersial dan pelanggannya," ujarnya.

Sri menjelaskan, untuk pembagian alat kontrasepsi itu dilakukan secara berkala dengan pengawasan rutin setiap sebulan sekali.

Kondom yang dibagikan tersebut, ucap dia, diperoleh dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) pusat. Namun sayang Sri tidak dapat memastikan berapa banyak bantuan yang diterima setiap tahunnya.

"Saya tidak ingat angka pasti tentang jumlah bantuan kondom yang diterima dari KPA," katanya menandaskan. (tp)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.