Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Protes SMS Sedot Pulsa, Muncul Gerakan Matikan Ponsel

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Akibat praktik sedot pulsa yang terus bergulir, muncul himbauan untuk mematikan ponsel pada Sabtu, (15/10). Aksi ini sebagai bentuk protes pada pemerintah yang dianggap tidak memberikan solusi masalah SMS sedot pulsa.

    Ajakan ini mencuat setelah Harja Saputra lewat situs Voice of Humanism memposting kekecewaannya atas penyelesaian kasus sedot pulsa yang tak membuahkan hasil. Termasuk saat diadakan rapat antara operator selular, Badan Relulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Kemenkominfo dan Komisi I DPR.

    Siapa sangka, postingannya pada 11 Oktober lalu itu menjadi bola salju yang semakin membesar dan direspon berbagai pihak. Dalam situs tersebut, ia meminta agar BRTI dibubarkan, luncurkan SIM Card bebas iklan, dan matikan HP pada 15 Oktober 2011 pukul 10.00-12.00 sebagai hari bebas ponsel dan sebagai protes konsumen Indonesia pada para pihak di atas.

    “Kami konsumen ponsel berhak untuk mematikan HP kami kapan pun. Tetapi jika seluruh Indonesia mematikan HP-nya serentak, para operator akan tahu akibatnya,” katanya dalam situs tersebut. Pesan itu pun dimintanya agar disebarkan seluas-luasnya demi konsumen ponsel.

    Masih dalam situs yang sama, gerakan mematikan ponsel selama dua jam itu semacam shock terapi. “Dengan 2 jam kami sebagai konsumen ingin memberikan pelajaran bahwa konsumen jangan diremehkan,” kata koordinator gerakan matikan ponsel ini. Dengan mematikan ponsel, ia menyakini operator akan kehilangan omset selama 120 menit itu.

    Ia mengatakan kasus sedot pulsa sudah menjadi perhatian banyak pihak. Terkait kasus sedot pulsa ini, gerakan pun telah dibangun di jejaring dunia maya. Berbagai blog, pesan-pesan massal melalui SMS dan Blackberry Messenger pun sudah merajalela. “Kami tidak main-main. Sosial media jangan diremehkan. Ia bisa memicu revolusi di Timur Tengah dan di Inggris. Di sini mari kita gunakan social media untuk menyuarakan tuntutan hak kita,” katanya.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    49 komentar

    • Mulawarman  •  6 bulan yang lalu
      Makanya.... jangan gila Ponsel.... Pakai saja Radio Komunikasi ala RAPI....
    • Yudhaman  •  7 bulan yang lalu
      ikutan ah :D pulsa cewe gw disedot mulu.. masa baru telp 10 menit dah abis 20 rb!
    • Gi  •  6 bulan yang lalu
      gimana polisi ini, kok gak di tangkap yg sedot pulsa itu. dah jelas mencuri.
    • Hai Nauw  •  7 bulan yang lalu
      MATIKAN PONSEL TIAP HARI KALAU PULSA KAMI MASIH DICURI !!!!
    • Hai Nauw  •  7 bulan yang lalu
      SETUJU GAN!
    • Wang Sha Roo  •  7 bulan yang lalu
      Setuju dan dukung matikan ponsel sementara.... jika pejabat terkait di negeri ini tidak mengambil tindakan yang pro rakyat, kenapa rakyat harus berdiam diri dan membiarkan pulsa dipotong tanpa seijin pemiliknya.

      nih hitungan kasarnya. Tarif premium Rp. 2.000. Pengguna ponsel 170 juta orang, jika yang dipotong hanya 50 % maka potong pulsa adalah 2.000 x 170.000.000 x 50 % = Rp. 170.000.000.000 per hari atau Rp. 3.100.000.000.000 sebulan. wouw menggiurkan. uang itu cukup buat beli 20.000.000 kg beras pandawangi. pantas ada yang bilang operator bakal keuntungannya berkurang Rp 3.000.000.000.000 - 4.000.000.000.000 jika pulsa premium ditutup.
    • U Need  •  7 bulan yang lalu
      kayaknya sich...spakat...!! untuk memberi pelajaran sosial bagi operator telkomsell...." gerakan matikan HP 2 jam...!! napa gak seharian ajach...???
    • aLone_iWenD  •  7 bulan yang lalu
      semoga ada solusinya juga, ga cuma sekedar matiin hp tp msh aja berlanjut masalahnya..
    • Tomasia  •  7 bulan yang lalu
      Setuju, biar rasain operatornya, ngak kasiahan rakya kecil
    • Hamidin  •  7 bulan yang lalu
      ya aku ikutan juga, bila perlu 24 jam... yang lain gimana..???
    • Rudy Devianto  •  7 bulan yang lalu
      Ikutan deh...2 jam boleh, seharian pun oke...
    • Leiya  •  7 bulan yang lalu
      bokap ma nyokap kadang gk tau kalo itu sms penipuan..mereka juga kadang jadi sasaran...sms penipuan ditujukan buat orang yang gaptek...tapi ini bukan soal gaptek ato kagak.. ini soal giman provider selainbisa ngasih pelayaan yang maksimal en yang terpenting keamanan pengguna bisa dijaga....
    • Agus Rahmanto  •  7 bulan yang lalu
      Saya setuju,emang kita barang perasan kali,pemilik provider berfikir kalo ngak ada mereka kita para pengguna ponsel ngak bisa apa-apa,mereka juga berfikir merekalah yang menggerakan perekonomian lewat jaringan mereka. itu salah jaman orangtua kita dulu waktu ponsel belum ada toh dunia bisa maju ,masyarakat masih bisa berkomunikasi lewat berbagai media dan cara mereka sendiri,mereka ngak merasa kesulitan.jaman sekarang kita yang diperbudak oleh diri kita sendiri ,sehingga kita berfikir kalau ngak punya atau ngak pake ponsel kita akan mengalami kesulitan,jadi karena itulah kita jadi permainan para pengusaha besar telekomunikasi,uang kita dirampok dengan cara pulsa kita di sedot sedikit-sedikit.mereka semakin besar dan semakin kaya untungnya bisa trilyunan rupiah.Tapi anehnya ngak ada dari operator tersebut yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh 100 % warga bangsa sendiri mereka milik bangsa lain .jadi saya setuju mari kita matiin ponsel kita kalo perlu seminggu satu hari kita matiin toh ngak banyak pengaruhnya. kita gunakan yang satu hari itu untuk beraktivitas dengan anak ,keluarga,atau sahabat. memang sepertinya kuno,atau jadul ,tapi menurut saya itu yang terbaik.
    • Rudianto  •  7 bulan yang lalu
      setuju biar kapok ..biar bangkrut jadi kere providernya..besok saya matiin seharian deh
    • Ario adi Suprapto  •  7 bulan yang lalu
      Apapun istilanya penyedotan pulsa identik dengan nyopet uang recehan konsumen tapi bayangi aja kalo yg disedot jumlahnya puluhan juta namanya bukan lagi nyopet tapi NGEGARONG dan ini sangat menyedihkan sebab pelakunya pinter2-ganteng2-cantik2 sayang otaknya OTAK MALING. Dan kita rakyat konsumen ponsel jangan saja mencegah dengan gerakan tidak mengaktifkan ponsel 2-3 jam, hal ini tidak akan menimbulkan EFFEK JERAH....!!!! BOSS.....!!! tapi maling2 ini harus dipenjarakan dan dihukum sekaligus menghapus semua couten yg berbau teory2 malingnya itu. Dalam hal ini kita harus mendesak kepada DPR/PEMERINTAH untuk mencabut kebijaksanaan2 yg rawan pencurian uang rakyat tanpa syarat.Dan gerakan ini harus dpt dukungan bila kita tak ingin melihat di NKRI ini dipenuhi para pencuri2 dan perampok2 berdasi.
    • munafik  •  7 bulan yang lalu
      waspadai juga pembayaran on line yang perinciaan tak jelas, sarang korupsi disana
    • Farrel Jullian  •  7 bulan yang lalu
      SETUJAH ajalah.........biar tau tuh semua operator selular!!jgn seenaknya aja cari keuntungan sendiri..maling bergaya namanya BOS!!,,,orang diatas jg merem melek kecipratan makanya ga tanggap sm keluhan rakyat,,bangsat lu!!!
    • Baco Bolong  •  7 bulan yang lalu
      Jika besok sabtu tgl. 15 oktober 2011 dimatikan hp secara massal dari jam 10 sampai jam 12 siang, tidak efektif buat Telkomsel yang punya program talk mania kecuali kalau seharian penuh
    • Agus Ahmadi  •  7 bulan yang lalu
      hal seperti itu sudah lama muncul di permukaan tapi mengapa baru sekarang di demonstrasikan dan baru di telaah,mungin dasar dasar opersional operator harus dimengerti smua pihak agar tidak terjadi hal hal yg serupa di kemudian hari
    • Asean Bekasi  •  7 bulan yang lalu
      ya setujuh tuh biar kasih pelajaran seharian ja sekalian bila perlu,,,,
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat