H+5 Terperangkap

Protes Warga Jepang Terhadap Kedatangan Pesawat AS

Tokyo, (AFP/ANTARA) – Pesawat Osprey milik militer Amerika Serikat yang tiba di Jepang pada Senin dini hari didemo oleh warga yang menentang pengiriman pesawat tersebut, setelah kasus jatuhnya pesawat Amerika di Jepang baru-baru ini yang telah menimbulkan banyak kekhawatiran.


Rekaman siaran langsung menunjukkan MV-22 sedang diturunkan dari sebuah kapal kargo di pangkalan Marinir AS di Iwakuni, Jepang barat.


Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan, meneriakkan “Kami tidak ingin Osprey!” dan “Osprey, kembalilah ke Amerika!”


Pesawat tersebut didatangkan dari Amerika untuk melakukan pemeriksaan di Iwakuni. Militer AS berencana menyebarkan pesawat Osprey di Okinawa pada Oktober sementara gubernur dari pulau beriklim sub-tropikal di Jepang tersebut menolak rencana Amerika Serikat tersebut karena alasan keamanan.


Osprey merupakan pesawat hibrida dengan baling-baling yang memungkinkan untuk lepas landas seperti helikopter dan mesin yang dapat miring ke depan, yang memungkinkan untuk terbang seperti pesawat terbang pada kecepatan yang lebih besar dari sebuah helicopter.


Pesawat Osprey sebenarnya memiliki beberapa masalah sejak awal tahun 1990-an, namun pihak pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan masalah teknis tersebut dan Korps Marinir AS telah melakukan penilaian kemampuan terhadap pesawat tersebut.


Sebuah pesawat Air Force Osprey CV-22 Amerika Serikat pernah jatuh di Florida pada Juni, mencederai semua dari lima kru yang ada di dalam pesawat tersebut. Pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh masalah mekanik.


Pada April, sebuah pesawat Osprey MV-22 yang tiba di Jepang, jatuh di Maroko, menewaskan dua marinir.


Meski pemerintah daerah di Jepang tidak mempunyai landasan hukum untuk menolak rencana pengiriman pesawat Amerika tersebut, kebencian yang kuat dari penduduk pulau Okinawa dapat mengikis dukungan publik terhadap pemerinatahan perdana menteri Yoshihiko Noda.


Pesawat tersebut menuju ke pangkalan Korps Marinir di Futenma, yang mana tempat tersebut telah lama menjadi pusat pemukiman penduduk.


Kehadiran militer Amerika Serikat di Okinawa, tercatat sekitar setengah dari 47 ribu tentara Washington yang berada di Jepang telah membuat marah penduduk di pulau tersebut.(kn/ml)
















PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.