Jakarta (ANTARA) Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan proyek-proyek yang ada dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) hingga saat ini masih berjalan sesuai dengan rencana pemerintah.
"Secara umum bisa saya sampaikan bahwa sejumlah besar yang ingin kita laksanakan proyek tersebut berjalan," kata Hatta usai melaksanakan rakor MP3EI di gedung Bappenas Jakarta, Kamis.
Menurut dia hari ini pihaknya melakukan rakor pleno dan mendengarkan laporan dari kelompok kerja, antara lain connectivity, regulasi, ESDM dan Iptek dan setelah itu kelompok kerja yg bersifat koridor.
Ia menjelaskan, selama tahun 2012, untuk infrastruktur ada 39 proyek dengan nilai investasi Rp195,9 trilliun, sektor riil ada 50 proyek di mana nilai investinya Rp294,8 triliun.
"Sehingga total sekitar Rp490,7 triliun, angka ini adalah angka yang sudah divalidasi dari sekitar Rp600 triliun per Maret 2012," ujarnya.
Menurutnya, dari kelompok kerja regulasi, sudah ada 30 regulasi yang telah diperbaiki. Kemudian, ada juga regulasi yang sedang diperbaiki serta ada beberapa aturan yang diidentifikasi untuk diperbaiki.
Dari 30 regulasi yang diperbaiki, ada satu Undang - Undang, beberapa Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan Peraturan Menteri.
Meski demikian, lanjut Hatta, dirinya juga menerima laporan yang menunjukkan adanya kendala terkait dengan lahan. Salah satu kendala yang terbesar adalah lahan dan penggunaan lahan kehutanan.
Untuk itu, pemerintah akan mengadakan pertemuan khusus mengundang dunia usaha, gubernur agar fokus dalam mengidentifikasi seluruh proyek-proyek yang terkendala dengan lahan akan segera dicari solusinya secepat mungkin.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja MP3EI koridor Sumatera Zulkifli Hasan mengataka bahwa koridor Sumatera pada tahun 2012 ada beberapa proyek yang akan dijalankan. Diantaranya perkebunan, infratsruktur jalan, kerata api, pelabuhan.
Dia menambhakan untuk menjalankan itu, pemerintah sudah memvalidasi Rp47 triliun untuk ground breaking proyek yang akan dijalankan.
"Sedangkan sampai 2014 nanti, untuk wilayah Sumatera, dari sekitar Rp1.000 triliun, pemerintah sudah memvalidasi Rp500 triliun dan pada tahun 2011 lalu groundbreaking yang sudah divalidasi sebanyak Rp97 triliun," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk koridor Sumatera, proyek yang besarnya itu Sei Mangke, di dalamnya ada pengmbangan industri sawit, investor sudah ada yang masuk, hanya saja masalah tanahnya masih harus diselesaikan.
Selain itu, proyek besar lainnya adalah jalan tol Medan - Kuala Namu, semua proses jalantol ini sudah selesai dan tinggal menunggu persetujuan mengenai loan. Kemudian di Sumatera Selatan itu yang besar pengembanagn Kerata Api, Pelabuhan, Batubara. (tp)


