INILAH.COM, Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk menawarkan sebanyak-banyaknya 1.412.776.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 kepada publik.
Saham yang ditawarkan tersebut terdiri dari saham baru sebanyak 847.666.000 saham biasa atas nama dan sebanyaknya 565.110.000 saham biasa atas nama miliki PT Bhakti Investama Tbk sebagai pemegang saham penjual. Sehingga jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum saham perdana ini sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan, Jumat (15/6/2012).
Dana hasil penawaran umum saham perdana tersebut sekitar 70% akan digunakan untuk belanja modal seperti pembelian peralatan penyiaran dan peralatan penunjang penyiaran, melunasi sejumlah pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk senilai Rp50 miliar dengan bunga 7,51% per tahun.
Selain itu untuk melunasi pinjaman ke PT Global Mediacom Tbk senilai Rp170 miliar dengan tingkat bunga 8%, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti penarikan dan rekondisi dekoder dan perbaikan fasilitas kerja di Perseroan.
Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Jadwal perkiraan penawaran umum saham perdana antara lain tanggal efektif pada 27 Juni 2012.
Untuk masa penawaran pada 29 Juni-3 Juli 2012, penjatahan pada 5 Juli 2012, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham secara elektronik pada 6 Juli 2012, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2012. [hid]
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Kepala BKPM Dr Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan pengganti Agus Matowardojo. »Atas pendidikan, pengalaman yang cakap, Chatib Basri saya pilih menjadi Menteri Keuangan,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Mei 2013.


