H+5 Terperangkap

PT MNC Sky Vision Tbk Lepas 20% Saham ke Publik

  • SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    Tempo
    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Kepala BKPM Dr Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan pengganti Agus Matowardojo. »Atas pendidikan, pengalaman yang cakap, Chatib Basri saya pilih menjadi Menteri Keuangan,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Mei 2013.

  • KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    Tempo
    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang mempertimbangkan pengoperasian kereta tambahan untuk masa mudik Lebaran tahun ini. "Masih dibahas, mudah-mudahan nanti awal Juni sudah ada," kata Juru Bicara KAI Daerah Operasi I (Daop I) Jabodetabek, Sukendar Mulya, saat dihubungi Tempo, Minggu, 19 Mei 2013.

  • Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tempo
    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    TEMPO.CO, Surakarta - Pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 535 rute Solo-Jakarta gagal terbang dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Minggu, 19 Mei 2013. Semestinya pesawat diberangkatkan pukul 13.45 dengan membawa 169 penumpang. Tapi pesawat tak kunjung berangkat karena ada kendala teknis.

INILAH.COM, Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk menawarkan sebanyak-banyaknya 1.412.776.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 kepada publik.

Saham yang ditawarkan tersebut terdiri dari saham baru sebanyak 847.666.000 saham biasa atas nama dan sebanyaknya 565.110.000 saham biasa atas nama miliki PT Bhakti Investama Tbk sebagai pemegang saham penjual. Sehingga jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum saham perdana ini sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan, Jumat (15/6/2012).

Dana hasil penawaran umum saham perdana tersebut sekitar 70% akan digunakan untuk belanja modal seperti pembelian peralatan penyiaran dan peralatan penunjang penyiaran, melunasi sejumlah pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk senilai Rp50 miliar dengan bunga 7,51% per tahun.

Selain itu untuk melunasi pinjaman ke PT Global Mediacom Tbk senilai Rp170 miliar dengan tingkat bunga 8%, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti penarikan dan rekondisi dekoder dan perbaikan fasilitas kerja di Perseroan.

Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Jadwal perkiraan penawaran umum saham perdana antara lain tanggal efektif pada 27 Juni 2012.

Untuk masa penawaran pada 29 Juni-3 Juli 2012, penjatahan pada 5 Juli 2012, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham secara elektronik pada 6 Juli 2012, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2012. [hid]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat