Perang Lawan Geng Motor

PU Ingin Proyek Deep Tunnel Tiru Jepang

  • Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi

    Antara

    Chicago (ANATARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke membuat pernyataan bervariasi di hadapan Kongres. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 10,2 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi menetap di 1.367,4 dolar AS per ounce. Ketua Fed Bernanke dalam kesaksiannya kepada Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada Rabu mengatakan bahwa "kebijakan pengetatan moneter prematur

  • Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Tempo
    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelola Bank Dunia tersebut menduduki peringkat ke-55. Peringkat pertama ditempati kanselir Jerman, Angela Merkel. Tahun ini, Merkel menjadi wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes untuk kedelapan kalinya.

  • 5 Kesalahan Para Wirausahawan

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Ini suara yang disampaikan oleh para wirausahawan yang berani mengambil risiko, menapaki jalan berliku, kemudian berhasil. Tapi mereka juga melakukan kesalahan.Kepada CNBC, sebagian dari mereka berbagi pengalaman buruk tersebut. Apa saja?1. Hati-hati, besar terlalu cepatTerkadang terlalu cepat juga tidak baik, karena bisa menjerumuskan. Pengalaman Terence Swee, pendiri perusahaan piranti lunak untuk mengedit video, Movee.com pada 2001, punya kisah. Kalau waktu bisa berulang,

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menilai konsep proyek deep tunnel (terowongan bawah tanah) tidak bisa meniru model di Malaysia. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pembangunan deep tunnel lebih cocok meniru model dari Jepang.

"Kemarin saya contoh model yang sudah ada di Malaysia, tapi kondisi Malaysia sangat jauh dengan kondisi di Indonesia," kata Djoko Kirmanto saat ditemui usai rapat koordinasi kemiskinan, di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis 10 Januari 2013.

Meskipun begitu, Djoko mengaku belum memutuskan desain deep tunnel dari negara mana yang akan dicontoh. "Jepang dan Amerika punya proyek deep tunnel. Tapi mana yang kita tiru belum tau," ujarnya.

Untuk mengatasi banjir sekaligus mengurangi kemacetan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ingin membuat deep tunnel. Awal ide itu tercipta saat Jokowi melihat SMART, terowongan raksasa milik Malaysia. Proyek deep tunnel ini akan diadopsi oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi banjir.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi pada Rabu lalu, Djoko mengaku telah menjelaskan permasalahan Jakarta, seperti akses Jalan Tol Tanjung Priok, Jalan Tol W2, dan banjir termasuk tunnel. Untuk deep tunnel, pihaknya telah membentuk tim pembahasan teknis proyek ini bersama para ahli dari Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Surabaya.

Menurut Jokowi, pembahasan menyangkut biaya, penggunaan teknologi maupun infrastruktur. Namun pihaknya belum mendapatkan kepastian seberapa jauh proyek ini bisa mengurangi banjir Jakarta. "Bangunnya mesti bisa, teknologi dari luar negeri, ahli-ahli dari luar negeri asal ada uangnya pasti bisa," ujar Djoko.

Ia yakin proyek deep tunnel bisa dikerjakan tanpa bantuan asing. Pembangunan akan diupayakan melalui kerja sama antara kementerian PU, pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan dukungan universitas sebagai pemberi pertimbangan.

Sementara deep tunnel ini masih dalam pembahasan, untuk menangani banjir Jakarta, Djoko berencana melakukan pemancangan tiang pertama atau groundbreaking proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) pada Maret mendatang.

Pelaksanaan proyek JEDI diperkirakan akan rampung pada 2016 mendatang dengan estimasi pelaksanaan konstruksi dalam tiga tahun anggaran yakni 2013 hingga 2016. "Jika semua itu terbangun, maka dapat mereduksi 20 titik banjir di Jakarta. Saat ini anggaran pinjaman dari Bank Dunia sudah turun, tinggal pelaksanaannya saja," ujar Djoko.

Djoko melanjutkan, paket kegiatan konstruksi yang dilaksanakan dalam program JEDI itu yakni penanganan wilayah Cengkareng Drain, Sunter Hilir, dan muara Banjir Kanal Barat.

ROSALINA

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat