Berburu Harta Luthfi

Puluhan Pedagang Asongan Bentrok dengan Polsuska

Liputan6.com, Yogyakarta: Puluhan pedagang asongan terlibat bentrokan dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) di Stasiun Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (18/10).

Bentrokan antara pedagang asongan dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bermula saat 30 pedagang asongan menunggu kedatangan kereta api Bengawan saat hendak pulang ke arah Stasiun Kutoarjo, Jawa Tengah. Kericuhan terjadi saat polsuska memeriksa tiket penumpang dan melarang para pedagang asongan naik ke kereta ekonomi tujuan akhir Jakarta.

Polisi melarang lantaran ditakutkan para pedagang mencari kesempatan untuk menjadi penumpang gelap. Adu mulut sempat terjadi sebelum akhirnya salah satu pedagang membanting Supervisor Operasional Polsuska, Rusmiarso. Petugas lain pun berupaya menolong hingga bentrokan antara pedagang asongan dengan polsuska tak dapat dihindari.

Menurut Maryoto, Ketua Paguyuban Asongan Stasiun Kebumen (Pakem), bentrokan antara pedagang asongan dengan polsuska sebetulnya dapat dihindari. Namun karena petugas memukul para pedagang dengan tongkat kayu berulang kali, maka para pedagang pun terpancing emosi.

Akibat bentrokan antara pedagang asongan dengan polsuska ini, dua pedagang asongan dan seorang polsuska mengalami luka memar dan luka di kepala. Polisi telah mengamankan perwakilan polsuska dan lima pedagang asongan. Hingga berita ini disusun, polisi masih berjaga-jaga di sekitar Stasiun Wates untuk menghindari bentrokan susulan. (APY/FRD)