Penghargaan buat SBY

Puluhan Wartawan Dilarang Meliput Konser Maroon 5

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan wartawan media cetak, online, tv dan radio yang akan meliput konser Maroon 5 yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, malam ini terpaksa harus pulang dengan kecewa. Pasalnya, mereka dilarang masuk ke dalam venue untuk meliput konser band asal AS itu.

Seorang wartawan menjelaskan, penjaga pintu melarang mereka masuk karena para wartawan tidak dilengkapi ID resmi dari JavaMusik Indo, selaku pihak promotor konser.

"Tadi pas daftar di bagian informasi, tidak diberi tahu kalau ID telah habis. Pikirnya, bisa masuk dengan ID pers kantor. Soalnya, waktu di lapisan keamanan pertama, kami boleh masuk hanya dengan menunjukkan ID pers. Kalau memang tidak bisa seharusnya diinformasikan dari awal, jadi kami nggak perlu menunggu lama. Sempat basah kuyup pula gara-gara hujan," kata seorang pewarta yang tidak mau disebut namanya.

Wartawan pun sempat dibuat bingung karena tidak ada yang mengarahkan ke pintu masuk. Hanya fotografer saja, yang saat itu dibatasi hingga 10 fotografer yang mendapatkan pengarahan.

Hingga 45 menit sejak Maroon 5 tampil, belum ada kejelasan dari pihak promotor. Adrie Subono, pemilik Java Musikindo pun susah dihubungi.

Sebagian besar wartawan pun memilih untuk pulang. Terlihat pula beberapa wartawan yang masih menunggu.

"Ada yang di-blacklist lagi nih," seru seorang wartawan lainnya.

  • PT KAI Resmikan Standarisasi Ruangan dan Pelayanan
  • Manjakan Penumpang, PT KAI Renovasi Ruang Customer Service
  • KRL Anjlok, PT KAI Bisa Kena Denda Rp 500 Juta
  • Sopir Angkot Kebanjiran Penumpang karena KRL Anjlok
  • Rangkaian Anjlok Belum Dievakuasi
  • Penormalan KRL Bogor-Jakarta Butuh 10 Jam
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat