Amman (AFP/ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengunjungi Yordania pada 26 Juni untuk berbicara dengan Raja Abdullah II mengenai pemberontakan di beberapa negara Arab serta upaya perdamaian regional, seperti yang dinyatakan pihak istana, Senin.
"Putin akan memulai kunjungan satu hari ke Yordania pada 26 Juni, di mana dia akan berdiskusi dengan perubahan dan pengembangan politik raja di Timur Tengah serta upaya untuk mencapai perdamaian di sana," kata istana, menunjukan bahwa kedua pemimpin akan membahas pemberontakan yang terjadi di beberapa di negara Arab dan upaya perdamaian di Timur Tengah.
Rusia, salah satu dari empat anggota Kuartet perdamaian Timur Tengah bersama dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, PBB, secara tradisi bersaing dengan Washington karena terpengaruh sebagai perantara kuat di wilayah tersebut.
Selama kunjungannya, presiden Rusia akan membuka sebuah penginapan untuk para peziarah Kristen Rusia di situs Lembah Yordania, di mana umat Kristen percaya Yesus dibaptis di sana. (jk/mp)

