Putin Kecam Intervensi "Barat" di Suriah

Liputan6.com, Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras intervensi luar di Suriah. Dia mengkritik sikap Amerika Serikat dan Uni Eropa yang sepakat mengintervensi Suriah untuk menyelesaikan konflik berkepangjangan yang telah berjalan selama 14 bulan.

Di hadapan para diplomat Rusia di Moskow, Senin (9/7), Putin menyatakan bahwa pihak Barat telah mengambil tindakan yang melanggar hukum internasional. Putin menyebut Barat telah melancarkan sistem demokrasi "bom-misil" yang dianggap berbahaya.

Untuk itu, dia meminta para pejabat Rusia mengadang pihak Barat yang selama ini telah mengerahkan militernya sebagai kebijakan internasional mereka.

Putin juga menyinggung AS yang belakangan ini mengkritik dan menuduh Rusia telah membantu militer Pemerintah Suriah dalam membantai pemberontak dan warga.

Menurut presiden berusia 60 tahun itu, sikap AS yang selalu bertolak belakang dengan Rusia merupakan pencitraan politik terkait pemilihan presiden AS yang akan digelar pada November mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Putin terlihat frustasi karena saat ini Rusia sering dituding tidak benar dalam permasalahan Suriah.(NHK/ULF)