PVMBG Bandung: Status Gunung Lokon Masih Siaga

Manado (ANTARA) - Status Gunung Lokon di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara masih siaga level III, kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Kristianto.

Sementara status Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, sudah diturunkan ke waspada level II, kata Kristianto yang dihubuungi dari Manado, Jumat.

"Hingga kini statusnya belum kami turunkan yaitu siaga level III dengan radius bahaya 2,5 kilometer dari kawah," jelasnya.

Dia mengatakan, kegempaan Gunung Lokon masih fluktuatif yang kadang-kadang naik, turun dan sering diikuti dengan letusan.

Kristianto menambahkan, agak riskan bila harus menurunkan status Gunung Lokon dari siaga ke waspada level II di saat kondisi gunung seperti itu.

"Memang agak beda dengan Gunung Soputan. Statusnya dinaikkan dan telah kami turunkan karena kegempaan vulkaniknya sudah menurun. Tapi Gunung Lokon tidak demikian," ungkapnya.

Dia mengatakan, PVMBG Bandung masih menetapkan status siaga untuk alasan kesiapsiagaan sehingga warga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kasihan masyarakatnya. Karena itu kami terus memantau perkembangannya dari hari ke hari. Dan kalau sudah normal lagi, kami akan evaluasi lagi mudah-mudahan bisa diturunkan," katanya.

Di sisi lain, Kristianto belum bisa memastikan apakah aktivitas Gunung Lokon belakangan ini sementara membentuk sumbat lava atau kubah lava di dasar kawah.

Alasannya menurut dia, hingga kini PVMBG belum memiliki data visual yang mendukung dugaan tersebut.

"Dengan kondisi kegempaan Gunung Lokon yang masih fluktuatif petugas kami tidak bisa mengambil gambar lebih dekat ke kawah. Karena itu kami tidak bisa memastikan apakah pascaletusan, sementara terbentuk kubah lava atau sumbat lava," katanya.

Sejak letusan akhir Juli 2011, setiap bulan Gunung Lokon sering memuntahkan material debu vulkanik yang sebelumnya diiringi dengan peningkatan kegempaan vulkanik dalam dan dangkal.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.