Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Rahasia Sikap Mental Pengusaha

    • Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      Tempo
      Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      TEMPO.CO , Jakarta:- Presiden Indonesia Air Traffic Controllers Association, I Gusti Ketut Susila, mengatakan bahwa meledaknya jumlah penerbangan murah dinilai ikut berperan besar dalam minimnya petugas di menara pengawas penerbangan (air traffic controller/ATC). Kondisi ini hampir dialami semua bandar udara di Indonesia. Maskapai murah membuat frekuensi penerbangan semakin tinggi, sedangkan jumlah petugas ATC tidak bertambah secara signifikan.

    • Ribuan Truk dan Bus Hyundai Terancam Mogok

      Antara

      Jakarta (ANTARA) - Sekitar 7.000 truk dan bus Hyundai terancam tidak bisa beroperasi karena kesulitan suku cadang, setelah Hyundai Motor Corporation (HMC)dari Korea Selatan menghentikan penjualan suku cadang bus dan truk Hyundai di Indonesia. Kelangkaan suku cadang di pasaran membuat pengguna kendaraan Hyundai resah karena tidak bisa melakukan perawatan mobil sebagaimana mestinya. ...

    • ATC Soetta: Pilot Wajib Pelajari Rute yang Dilalui

      ATC Soetta: Pilot Wajib Pelajari Rute yang Dilalui

      Tempo
      ATC Soetta: Pilot Wajib Pelajari Rute yang Dilalui

      TEMPO.CO , Jakarta:- Deputi Senior General Manager Air Traffic Control (ATC) Cengkareng, Mulya Abdi menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan semua data terkait dengan kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, termasuk rekaman percakapan antara petugas ATC dengan pilot kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    Banyak orang yang mencoba untuk berwiraswasta, tak semuanya berhasil. Pendiri Grup Saratoga dan Recapital Sandiaga Uno menceritakan rahasia suksesnya.

    Pengusaha muda yang juga orang terkaya nomor 27 di Indonesia ini menekankan bahwa sikap mental adalah modal utama bagi calon pengusaha. Sikap mental ini harus dimiliki pengusaha dan calon pengusaha yang ingin berhasil.
     
    Pertama, seorang wirausahawan harus punya pola pikir seperti pengusaha. "Mereka harus punya paradigma yang positif dan optimis," kata Sandiaga saat ditemui Yahoo! di kantornya, 26 April lalu.

    Sandiaga sendiri mulai berwiraswasta setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja pada 1997. Untuk memulai usaha, modal bukan hal yang dinilai penting oleh Sandiaga. Tabu baginya untuk berkata "saya mau mulai berusaha tapi tak ada modal". 

    "Kuncinya adalah kemauan. Begitu kemauan ada, harus ada keberanian," kata dia. Keberanian tersebut akan menjadi modal yang paling utama dengan dukungan ide, rencana mencapai kesuksesan, kemampuan berjejaring dan kepercayaan dari kolega bisnis.

    Dengan rangkuman bisnis yang solid tersebut, Sandiaga percaya, bukan pengusaha yang akan mencari modal melainkan modal yang akan menghampiri. Saat mengawali usahanya, Sandiaga mengakui bahwa menjalin usaha memang sangat sulit. Pernah selama enam bulan dia tak mendapatkan satu klien pun. "Sulit sekali mendapatkan kepercayaan dari investor," kata dia.

    Seorang pengusaha juga harus mengubah paradigmanya, bukan lagi sebagai karyawan yang menggantungkan hidupnya dari gaji bulanan. Kondisi terjamin itu membuat karyawan tak suka mengambil risiko. Padahal, seorang pengusaha harus berani mengambil risiko. 

    "Pengusaha jatuh bangun karena bisnis memang penuh risiko," kata dia. Sandiaga menekankan bahwa kesuksesan tak pernah instan. Kesuksesan hanya dapat dicapai dengan kerja keras dan pantang menyerah.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    655 komentar

    • John Suadi  •  7 bulan yang lalu
      Itu sih pernyataan clasic,kayaknya semua pengusaha bersikap demikian,tapi gak semua berhasil.
    • Waluyo  •  10 bulan yang lalu
      Bagi yang belum berhasil jangan putus asa, ambil benang merah dari artikel diatas yakni : rubah pola pikir, selanjutnya buktikan bahwa anda bisa!.
    • my name is abdul  •  1 tahun 0 bulan lalu
      350 tahun+3.5 tahun negara kita di jajah.mental negara dijajah adalah selalu mencari aman atau tidak mau megambil resiko karena selalu di bayangi rasa takut.mari kita tengok negara jepang yang hanya punya sumber daya air saja,bisa membuat mobil,motor dll.
      kalau kita bertanya "sumber daya alam apa yang tidak kita miliki?,"jawabannya akan sangat sulit kita jawab,karena semua ada.hanya mental negara penjajah yang kita tidak punya.
      untuk itu mari kita sama-sama tinggalkan mental negara di jajah,kita harus berpikir dan mempunyai mental seorang penjajah (bukan menjadi penjajah sesama bangsa).tinggalkan slogan "MERDEKA " tapi buat slogan "SEMANGAT"
      • Arya Jipang 1 tahun 0 bulan lalu
        betul bos,tinggalkan sifat penjajah
      • Andy 1 tahun 0 bulan lalu
        tetapi memang sudah sifat manusia begitu, hukum survival berlaku disini. di indonesia semua serba mudah, jadi rakyatnya tidak perlu berfikir untuk mendapatkan makan. di jepang lahan tanahnya sedikit, banyakan gunung. mau tanam sayur saja susah. makanya mereka berfikir keras gimana untuk mendapatkan makan. hampir 70% mobil di indonesia buatan jepang. laba dikirim ke jepang buat kasih makan orang jepang. hampir 70% franchise fast food di indonesia produk amerika. royalti kirim ke amerika yang dipajaki buat rakyat amerika. kita di indonesia rakyatnya pada takut berbisnis karna di sekolah atau pas kuliah di arahkan untuk menjadi karyawan yang baik dan unggul. tidak tertanam sifat untuk berusaha sendiri yang penuh resiko.
      • OrAngBaick 1 tahun 0 bulan lalu
        Ya benar jangan lagi ada slogan merdeka TAPI slogan SEMANGAT !!! yang benar .
        semangat berjuang semangat bersiap untuk jadi orang sukses . seharusnya juga jangan lagi ada kata ''orang miskin '' dinegara ini, yang ada hanya ''orang yang belum mampu'' . kata miskin hanya untuk mereka yang tidak punya hati nurani .
        Bila ingin negara/bangsa ini menjadi yang maju maka hilangkanlah kata miskin .
    • Bahrum Ginting  •  1 tahun 0 bulan lalu
      kl mau buka usaha gak mungkin kita tidak pakai modal sedangkan saya pakai modal aja uda gagal 8 kali jadi bagaimana kita gak putus asa,jadi uda gak percaya diri dan menurut anda gimana supaya bisa berhasil
      • chenling 1 tahun 0 bulan lalu
        kegagalan anda di sebabkan terlalu dini berhenti...fadahal kesuksesanya sedikit lagi di hadafan anda....coba lagi....
      • SUPRI WONOSARIJAYA 1 tahun 0 bulan lalu
        semua orang punya modal pak, tinggal bagaimana memanfaatkan modal seminim2nya.. semoga sukses..
      • Ranee Khan 1 tahun 0 bulan lalu
        betul kata chenling...! Jangan pantang menyerah, maju terus pak bahrum...! Kita kan tdk akan pernah tahu akan sukses di percobaan yang ke berapa? kl ternyata yg ke-9 adalah kesuksesan bapak...pantang menyerah...!
    • gigin  •  1 tahun 0 bulan lalu
      sayangnya tulisan ini terlalu umum, tidak menukik lebih dalam lagi bisnis apa yang dijalankan tokoh kita ini, kenapa dia langsung melesat jadi orang nomor 27 terkaya. alangkah bagusnya kalau diungkapkan juga bagaimana dia memulai bisnis.
      • aku ora ngerti bahasane 1 tahun 0 bulan lalu
        iya, tulisannya terlalu umum dan mendasar...
      • kartono aja 1 tahun 0 bulan lalu
        Yaaa.. kalau diungkapin dr awal bisa panjang deh ceritanya..tp biasanya kalau udah sukses baru @#$% ngomong coba belum pasti baca-baca ke motivator yang laen..
        Intinya Sukses adalah Garis TAngan Seseorang alias Nasib baek atau Tidak tergantung pada Allah.. kun fa yaa kun (jika Allah berkehendak maka Jadilah )
        Seperti Briptu Norman "chaai ya- cahai yaa"3 x
      • muhammad 1 tahun 0 bulan lalu
        "Alloh AWJ tidak merubah nasib suatu kaum kalau bukan mereka yang merubahnya. Ada takdir baik dan ada takdir buruk". Bagi sebagian orang, mungkin ada yang berkata buat apa susah2 bekerja toh nasib kita sudah ditentukan. Itu adalah pemikiran yang sangat keliru. Alloh AWJ, akan membantu hambanya apa bila hamba itu punya niat kuat untuk berubah dan berusaha. Jika kita telah berusaha maka kita tinggal berdoa agar usaha itu berhasil. Bekerja dan berdoa adalah kunci KEBERHASILAN.. Cth kisah : "Ada seorang sahabat yang ingin melaksanakan sholat dimesjid, namun dia tidak mengikat untanya terlebih dahulu agar unta tersebut tidak hilang. Rasulullah saw bertanya: kenapa kau tak mengikat untamu? Sahabat: Saya bertawakkal kepada Alloh AWJ tentang nasib unta ini. Rasulullah saw: Ikat dulu untamu baru kamu bertawakkal." Kisah ini menbuktikan bahwa kunci keberhasilan itu adalah Bekerja dan Berdoa. Salam kenal buat semua...Wslm..
    • Rakyat Indonesia  •  1 tahun 0 bulan lalu
      REKAN-REKAN PEMUDA INDONESIA
      NEGARA INDONESIA SULIT UNTUK MENJADI NEGARA MAJU JIKA SEBAGIAN BESAR GENERASI MUDA BERKEINGINAN UNTUK MENJADI PEGAWAI
      • Faris Gibran 1 tahun 0 bulan lalu
        Totally agree. And it'll be getting worst if they're not only being an employee, but also got their position with a nasty way
      • geipenko Widayanto 1 tahun 0 bulan lalu
        benul,
        sekian banyak aku baca dari pola pikir generasi muda cuma berangan2 ingin jadi pegawai, bahkan rela membayar sekian juta rupiah untuk mendapatkan posisi di suatu instansi...
        kalau cara2 seperti ini masih dipakai...
        mau kemana moral dan nasib bangsa ini di kemudian hari???

        katanya mau memerangi korupsi?
      • Syamsul 1 tahun 0 bulan lalu
        betuuul ... pengen jadi pengusaha tapi orang tua nyuruh jadi pegawai >>>>> serba salah nih>>>>>
    • Trilestari  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Ini dia artikel yang sangaaaat bermutu, banyakin deh artikel beginian daripada artikel gosip yang nggak penting........ OK ditunggu artikel berikutnya yang lebih menarik dan menambah semangat.
      • Polisi Tidur 1 tahun 0 bulan lalu
        Saya setju dengan anda bukan berita gosip atau artis cerai kawin yg merusak moral masyarakat indo.
      • Polisi Tidur 1 tahun 0 bulan lalu
        Trimakasih Sandiago Uno atas pengalamannya menjadi seorang wirausaha, smoga bergna bagi kami yg sekarng kerja di kantoran masuk jam 8 pagi plang larut malam
    • kartika  •  1 tahun 0 bulan lalu
      thanksss sy jg sedang cari ide wiraswasta
    • Edi  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Ah itu kan cuma Teorinya tp pada PRAKTEKnya ndak kayak gitu kali..
      Kalo menurut saya yang paling utama adalah KAYA & TERKENAL dulu, baru modal & pekerjaan mengikuti kita..
      Kayak pak Sandiaga bisa gitu krn dia putranya MIEN UNO (Konglomerat Indonesia), coba kalo dia bukan anaknya beliau...Ane jamin 1000 % pasti tdk akan ada yg mau kasih modal (kecuali pinjam ke bank ato rentenir dg jaminan)..
      Ane jg PENGUSAHA di KONTRUKSI, kenyataanya ketika saya bawa nama orang tertentu (Pejabat) ke instansi2 maka kita tinggal memilih proyek yg kita inginkan..Modal mah gampang, asal kita punya proyek+kasih investor 4 % per bulan maka investor pada datang sendiri..
      Ini PENGALAMAN NYATA/RIIL ane..tksh.
    • Agus  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Terima Kasih atas motivasi dan komentar positif dari teman-teman.
      Jujur saja saya belum berhasil, tapi saya sedang merintis usaha dari Nol, bisa dikatakan tanpa Modal. dan jujur atas Petunjuk Allah dan usaha keras, sedikit-sedikit usaha saya bisa mulai jalan. dan Alhamdulillah kebutuhan keluarga masih bisa dipenuhi, ini yang membuat saya bersyukur.

      Sebelumnya saya pernah kerja di Perusahaan swasta lebih dari 11 tahun, mulai dari penjaga gudang sampai menjadi seorang manajer, jujur gaji saya waktu itu lebih dari cukup dijabatan terakhir, akan tetapi Semakin tinggi pohon, semakin tinggi angin yang menerpa, dan itulah yang saya alami, dan akhirnya saya mengundurkan diri dari perusahaan tsb, walaupun pada waktu itu saya tidak tahu harus kemana cari uang, saya mundur dari perusahaan karena tidak sesuai dengan hati nurani saya maupun agama, jujur saya tidak mendapatkan pesangon sama sekali walaupun saya sudah kerja lebih dari 11 tahun.
      Akhirnya saya coba mulai usaha dengan modal bicara menawarkan produk A, produk B, dst itu bukan produk saya tapi punya orang lain dan Alhamdulillah akhirnya laku juga walaupun jujur banyak orang yang mencaci maki diawal-awal, tapi saya punya prinsip selama halal kenapa tidak, walaupun kecil tetap saya jalani sambil melihat peluang lain dan Alhamdulillah ada 5-6 kesibukan usaha kecil-kecilan yang semuanya tanpa modal sudah saya jalani dan kalau dihitung penghasilan saya diperusahaan dulu dan penghasilan saya sekarang tidak jauh beda, bahkan sekarang saya bisa lebih dekat dengan keluarga dan yang DiAtas. Alhamdulillah,

      Maaf kalau terlalu panjang, hanya sharing saja, siapa tahu bermanfaat.
    • Abdul Wahab Lahman  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Menjadi pengusaha sukses butuh Modal sekecil apapun, namun tanpa kerja keras modal sebesar apapun sukses akan jadi impian belaka. Btw.... Dunia ini dibangun oleh orang yg melakukan tindakan bukan orang yg berfikir melakukan tindakan. Ayo segera ambil tindakan dengan potensi yg dimiliki.
    • boysetyawan  •  1 tahun 0 bulan lalu
      KALAU BANK-BANK YANG ADA DI INDONESIA INI BERLAKU JUJUR DAN BENER, SUDAH BANYAK WIRAUSAHAWAN MUDA INDONESIA TUMBUH.
      BAYANGIN SAJA, UNTUK USAHA MENENGAH KE BAWAH, YANG HARUSNYA PERTANGGUNGAN PERKREDITANNYA DI TANGGUNG PEMERINTAH AJA, HARUS PAKE JAMINAN (EX: SERTIFIKAT RUMAH, KEBUN, DLL). UDAH KAYAK GITU LAPORANNYA KE PUSAT KREDIT MACET, KAN JADI UNTUNG 2 X TUH BANK...
      ---- MEMANG..,,!!!
      UNTUNG :1. KREDIT MACET DI TANGGUNG PEMERINTAH, 2. DAPAT SERTIFIKAT. 3 PADAHAL KREDIT GAK MACET,.....
      COBA FRIEND2 DI KASIH KOMENTAR DONK!!!!
    • Suardika  •  1 tahun 0 bulan lalu
      luar biasa, memang gak mudah jadi pengusaha, saya pernah memulainya... dengan beternak ayar pedaging, ternak ----, jual beli mobil... ternyata semuanya gagal total. dan akhirnya semua tabungan yang terkumpul ketika menjadi konsultan di sebuah organisasi dunia (WHO) habis. dan kini saya mencoba lagi bangkit dengan mengelola koperasi simpan pinjam, perkembangannya cukup bagus di Bali, dan ternak sapi potong.... ayo siapa mau gabung.... 0361 7434726
      wayan suardika - Bali
    • Yudhi  •  1 tahun 0 bulan lalu
      terus munculkan post yang kayak gini ya.....kita anak muda butuh motivasi !!!!
    • Erick  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Bekerja keras bukan satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan tapi harus bekerja Pintar namun
      WORKING SMART IS STILL HURT...
      Dan Ingat...
      Bekerja Pintar Tidak Menghapus Keharusan Untuk Bekrerja Keras
    • Ali  •  1 tahun 0 bulan lalu
      المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده
      Seorang muslim adalah orang yang membikin selamat para muslimin dari perbuatan lisan dan tangannya.
      Perbuatan lisan dan tangan seseorang, apapun bentuknya, harus menjamin keselamatan orang lain dalam bidang apapun, harus menjamin tidak akan pernah merugikan orang lain dalam bidang apapun. Suatu misal, menjual barang konsumsi harus menjamin melindungi konsumen, tidak akan pernah merugikan kesehatan fisik konsumen dengan campuran zat pewarna, zat penyedap rasa, zat pengawet yang dapat menggerogoti fungsi organ-organ tubuh manusia; tidak akan pernah mencampurkan unsur-unsur yang diharamkan oleh ajaran agama, sehingga menjamin eksistensi hak asasi beragama bagi konsumen.
      Ternyata, kunci utama menjadi wirausaha itu adalah "dapat dipercaya" oleh orang lain : rekanan maupun konsumen. Jika "kepercayaan" itu tidak diperoleh atau hilang; maka hilanglah kesempatan menjadi wirausahawan sukses. Di sinilah, makin tampak benar mengapa sifat wajib para rasul yang diajarkan oleh Islam itu secara hirarkis terdiri dari empat yang nomor satu : al-shidqu (jujur). Menurut Tuhan : jujur itu makmur; tetapi menurut Iblis : jujur itu hancur.
    • gundala  •  1 tahun 0 bulan lalu
      BETUL PAK SETUJU SEKALI..

      MENURUT SAYA KESUKSESAN ADA 3 CARA:
      - ORANGTUA YG MEMANG SUDAH KAYA RAYA atau
      - CARI ISTRI DARI KELUARGA KAYA RAYA

      Kalo ga punya 2 poin diatas yaa harus:
      KERJA KERAS DAN PANTANG MENYERAH
    • supono  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Boss, dgn uang hampir 10t(dari uang pesangon 8 th jd karyawan), saya coba utk jadi pengusaha.
      usaha pertama saya mulai dari berternak kambing, mulai dari membuat kandangnya sampai memagar kebun, dan membeli 11 ekor kambing dgn biaya lebih kurang 20 jt. kemudian saya juga mencoba ternak lele, dgn membuat 3 kolam semen (2 agak kecil satu besar) dgn biaya lebih kurang 10 jt.dan saya juga mencoba ternak kelinci( ini biayanya agak sedikit besar krn harus membuat rumahnya kemudian baru membuat kandang2 kecil di dalamnya)dgn membeli 50 ekor kelinci besar dan kecil, dgn modal lebih dari 30 jt,dan saya juga mencoba ternak ayam kampung yg biayanya saya gak tau pasti tp yg jelas juga jutaan,.....
      ini semua saya tangani sendiri,.....tapi hampir setahun saya menjalaninya,....kambing yg saya harapkan bertambah banyak malah satu persatu terserang penyakit dan mati(saya sudah minta bantuan dokter hewan tp tetap saja tak tertolong) kini kambing saya hanya tersisa 2 ekor,utk lele dari 3000 ekor bibit lele yg dibeli,setelah dipanen kurang dari 1000 ekor yg didapat itupun tdk sama besar alias masih banyak yg belum layak utk dikonsumsi,sementara harga pakan yg tinggi(utk ukuran pelet 999 = 18rb/kg,ukt pelet 22 dan dewasa= 10rb/kg)sehingga jgnkan balik modal, 1/4nya saja tdk dpt.dan utk kelinci dari 50 ekor kelinci yg dibeli dari malang(surabaya) kini yang tersisa hanya 8 ekor saja ,3 betina dan 5 jantan.begitu juga utk ayam kampungnya dari puluhan induk ayam kampung kini hanya tinggal beberapa ekor induk saja .kini saya jd mulai berpikir memang enak jd karyawan, yg penting kerja maksimal habis waktu pulang , habis bulan gajian.sementara pingin jd pengusaha sudah hampir setahun gak ada pemasukan, sementara pengeluaran tuk makan dan operasional jalan.jd hati2 utk berhasil menjadi pengusaha tak seperti yg banyak anda baca.sebaiknya kl mau mencoba jd pengusaha cobalah di saat anda masih menjadi karyawan, sehingga disamping ada pengeluaran masih ada pemasukan ,......hayoooo,. setelah anda membaca tulisan saya ini,...apakah anda masih pingin tetap jadi pengusaha?,..............hahahaha,.....hanya mereka yg tangguh saja yg berhasil,......rgd
    • PakTani  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Ada 2 konsep kesuksesan berwirausaha/Entrepreneurship:
      1. Sunnatullah: yaitu hukum sebab akibat. Kesuksesan itu adalah hasil retasan dari usaha dan kerja keras dengan didukung oleh prinsip-prinsip kewirausahaan. Manusia berusaha dan kerja keras KEMUNGKINAN BESAR akan menuai kesuksesan.
      2. Inayatullah: yaitu pertolongan Tuhan. Berusaha dan bekerja keras apapun, tetapi jika pertolongan Allah tidak datang, maka kesuksesan itu tidak akan menghampirinya. Oleh karenanya, manusia harus mendekatkan diri kepada sang Khaliqnya, tidak melanggar aturanNya, dan selalu memegang prinsip usaha yang memiliki nilai hidup.

      Dua konsep ini kalau kita pegang dan jalankan, hati dan fikiran akan terbuka kesempatan dan kebahagiaan.
      Salud Yahoo mengangkat topik2 spt ini, hilangkan topik2 SARA, Seksualitas, dll yang tidak mendidik bangsa untuk maju.
    • usnan  •  1 tahun 0 bulan lalu
      Setuju, dan yang terpenting hilangkan sikap SMS (senang melihat orang susah,susah melihat orang senang) optimis dan berpikir positip harus selalu kita pelihara dan amalkan, karena ini akan selalu membawa kita pada persaingan sehat dalam segala kegiatan.

    Artikel Bisnis Terpopuler

    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat