Perang Lawan Geng Motor

Ramadhan: Wacana Pembubaran Demokrat Aksi Cari Panggung

Jakarta (ANTARA) - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai, adanya pernyataan yang mewacanakan untuk membubarkan Partai Demokrat hanyalah upaya dari para politisi untuk mencari panggung.

"Banyak politisi yang mencari-cari panggung. Syahwat kepanggungannya mengalahkan akal sehat dan bahkan segalanya," kata Ramadhan Pohan melalui pesan "blackberry", Selasa.

Menurut dia, perilaku para politisi yang mencari-cari panggung adalah kondisi yang memprihatinkan dan membuat Indonesia berduka, karena berani melakukan aksi apapun untuk mencari panggung.

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai, banyak politisi di Indonesia yang gagal.

"Mestinya mereka merenung mengapa gagal atau minimal mereka mawas diri mengapa rakyat tidak memilih mereka," katanya.

Ramadhan menambahkan, agar para politisi yang gagal tersebut, lebih baik berbuat sesuatu yang konkret untuk rakyat.

"Lebih baik mereka mengabdi kepada rakyat, sehingga rakyat bersimpati," katanya.

Sementara itu, Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, ketika diminta tanggapannya soal pernyataan yang mewacanakan pembubaran Partai Demokrat, hanya memberikan jawaban melalui layanan pesan singkat (SMS), "mempi kali ye".

Sebelumnya, Budayawan Ridwan Saidi dan aktor senior Pong Harjatmo menyatakan, akan akan mengajukan uji material terhadap pasal mengenai pembubaran partai politik pada UU Parpol ke Mahkamah Konstitusi.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.