Ratusan Orang Berunjuk Rasa di Kedubes AS di Mauritania

Nouakchott (AFP/ANTARA) - Ratusan Muslim Mauritania melakukan unjuk rasa secara damai pada Jumat di dekat kedutaan besar Amerika Serikat di Nouakchott menentang sebuah film yang mencela Islam, salah satu penyebab yang memicu kekerasan di negara-negara Muslim lainnya.


Setelah sholat Jumat di ibu kota Mauritania, para pengunjuk rasa menggelar aksi demonstrasi di luar kedutaan besar AS, meneriakkan "Lindungi agama kami terhadap penghujatan."


Beberapa orang menyerukan agar duta besar AS tersebut diusir, sementara yang lainnya meneriakkan "keterlaluan, sangat keterlaluan" serta menuntut dihentikannya hubungan antara Mauritania dan Amerika Serikat.


"Ini bukan pertama kalinya hal merendahkan terhadap agama suci kami dan Nabi Muhammad muncul dari negara ini, Amerika Serikat," ujar seorang panitia demonstrasi, Mohamed Ould Sidi, kepada AFP.


Aksi itu berlangsung secara damai dan tidak menimbulkan kekerasan. Para pengunjuk rasa masih menjaga jarak beberapa ratus meter dari bangunan kedutaan besar AS, yang dilindungi oleh petugas polisi Mauritania, sebelum mereka bubar dengan tenang.


Washington sebelumnya telah memerintahkan keamanan di kedutaan besar mereka di seluruh dunia, setelah negara-negara Muslim bereaksi terhadap film tersebut yang dilaporkan oleh seorang Kristen Koptik dan dipromosikan oleh seorang pastur sayap kanan. (ai/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.