Berburu Harta Luthfi

RCTI Enggan Tayangkan Java Cup

Jakarta (ANTARA) - Manajer Akuisisi Program RCTI Dini Putri mengatakan bahwa batal menayangkan turnamen "Java Cup" yang digagas oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), yakni akibat batalnya klub Galatasaray dan Everton sebagai peserta.

"Java Cup tidak mungkin bisa digelar tanpa kehadiran Everton dan Galatasaray. Kalau pesertanya lengkap maka kita akan jalan tayang," ujar Dini Putri ketika dikonfirmasi, Rabu.

Turnamen yang digagas oleh PT LPIS yang bernaung di bawah kepengurusan PSSI Djohar Arifin tersebut akhirnya batal digelar sesuai rencana semula yakni di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 26-29 Juli 2012.

Stasiun Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sendiri yang bertindak selaku `broadcast partner` bersikap, jika peserta tidak lengkap maka pihaknya tak akan menayangkan turnamen tersebut.

"Kalau pesertanya tidak lengkap, ya turnamen tidak berjalan, kita mau menayangkan apa? Sudah ada salah satu tim yang keluar (batal) dan sudah diganti dengan tim yang lain. Tapi ini ada satu tim lagi menyatakan mundur. Secara logika sudah tidak mungkin turnamen ini akan tetap berjalan," ujarnya.

Lebih jauh Dini mengakui, pihaknya juga takkan lepas dari hitung-hitungan bisnis. Namun pihaknya belum bisa mendata jika harus membahas keuntungan secara cash.

PT LPIS sendiri selaku panitia terpaksa membatalkan turnamen dengan dalih memundurkan turnamen hingga pertengahan Agustus mendatang sebagaimana dikatakan CEO PT LPIS Widjajanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

"Setelah melakukan pertemuan dengan investor, sponsor dan pihak televisi akhirnya bersepakat bahwa turnamen Java Cup 2012 diundur," ujarnya.

Ketika klub Galatasaray menyatakan mengundurkan diri, semula PSSI memasukkan Timnas U22 sebagai tim pengganti untuk melengkapi peserta lainnya yakni klub Everton, Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia U-23. Namun belakangan Everton juga mengundurkan diri.

Widjajanto mengaku pihaknya masih akan terus mencari konfirmasi mengenai pembatalan yang dilakukan pihak klub Galatasaray Turki dan Everton Inggris meski dalam pernyataan klub melalui pemberitaan sudah disebutkan bahwa mereka mengundurkan diri dengan alasan masalah transportasi dan kualitas turnamen yang rendah. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.