Penghargaan buat SBY

Ribuan Ayam Potong Mati Tertimpa Kandang

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Angin kencang yang menerjang wilayah Desa Dengok, Playen, membuat kandang ayam yang berisi sekitar 4.000 ekor ayam rata dengan tanah. Kandang ayam milik Subroto (40), warga Desa Dengok Kecamatan Playen, Gunungkidul ini roboh, Kamis (28/6/2012).

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun diperkirakan sekitar 2.000 ayam potong yang bernilai jutaan rupiah mati akibat tertimpa bangunan.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja (Tribun Network) menyatakan kejadian tersebut sangat cepat. Bahkan warga tidak menduga bahwa akibat angin kencang tersebut, merobohkan kandang ayam yang bahan bangunannya terbuat dari kayu dan bambu.

Menurut keterangan warga, kandang tersebut sering digunakan untuk memelihara ayam potong. "Tiba-tiba saja roboh dan menimpa ayam-ayam milik pak Subroto," ungkap Sugeng Suyono, warga setempat kepada Tribun Jogja.

Menurutnya kejadian tersebut diawali dengan angin yang bertiup kencang. Beruntung pada saat kejadian tidak ada orang yang berada di sekitar kandang.

"Kasihan sekali karena kandangnya rata dengan tanah. Sekitar 2.000an ayam mati tertimpa kerangka dan atap kandang," jelas Sugeng yang juga merupakan perangkat desa setempat.

Menurutnya sejumlah warga Dengok langsung melakukan kerja bakti setelah mengetahui hal tersebut. Hingga berita ini diturunkan, warga masih bekerja bakti untuk menyingkirkan sisa-sisa bahan bangunan dan menyelamatkan beberapa ayam yang masih hidup.

"Kami masih akan terus melakukan kerja bakti hingga besok. Masyarakat juga terus membantu," tandasnya.

Baca Juga:

  • Pemukul Mantan Gubernur Aceh Mengaku Sakit Hati
  • Politisi PAN ini Terancam Dipecat Sebagai Wakil Rakyat
  • Bongkar, Isu Perselingkuhan di Pemkot Yogyakarta
  • Buronan Kejaksaan Minta Perlindungan Komnas HAM
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat