Ribuan Buruh Jabar ke Jakarta Peringati May Day

Laporan Wartawan Tribun Jabar

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ribuan buruh asal Jawa Barat berangkat ke Jakarta dan bergabung dengan buruh lainnya untuk berunjuk rasa pada Hari Buruh Internasional (May Day), Selasa (1/5/2012) ini.

Mereka akan memperjuangkan tuntutan kepada pemerintah terkait upaya penolakan tenaga kontrak dan penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional.

Salah satu elemen buruh yang bakal berunjuk rasa di Jakarta adalah Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan PT Dirgantara Indonesia (SP-FKK PT DI).
Kemarin, ratusan anggota SP-FKK PT DI dilepas Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan, di halaman parkir Gedung DPRD Kota Bandung.

Buruh berkonvoi menggunakan sepeda motor melalui jalur Bandung-Cimahi-Bandung Barat-Cianjur-Bogor-Depok, dan menginap semalam di Bumi Perkemahan Ragunan sebelum bergabung dengan massa buruh di Jakarta.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi SP-FKK PT DI, M Sidarta, mengatakan, pihaknya akan bergabung dalam rapat akbar buruh dan pembacaan "Manifesto Buruh Indonesia" di Gelora Bung Karno.

Tuntutan yang akan disampaikan antara lain agar pemerintah melaksanakan jaminan sosial berupa jamiman kesehatan seumur hidup bagi seluruh rakyat, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun bagi semua buruh mulai 1 Juli 2015.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Hening Widiatmoko, memprediksi, tiga kelompok organisasi buruh dan pekerja di Jabar yang akan bertolak ke Jakarta, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Buruh Seluruh Indonesia (KBSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Widi, sapaan akrabnya, memperkirakan, pada peringatan May Day, sekitar 100 ribu orang buruh berdemo. Mayoritas buruh, kata dia, berasal dari Jabar. "Itu terjadi karena Jabar adalah kawasan dan daerah terdekat dengan Jakarta," katanya.

Di Jakarta, sejumlah titik akan menjadi lokasi unjuk rasa besar-besaran kaum buruh. Antara lain di depan Istana Negara, Gelora Bung Karno, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat RI, Monas, Tugu Proklamasi, dan Bundaran HI.

Untuk mengamankan aksi besar di ibu kota negara ini, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution menyatakan Mabes Polri menurunkan pasukan Brimob sebanyak 20 satuan setara kompi (SSK), Brimob Polda Metro Jaya (14 SSK), Sabhara (7 SSK), serta personel Polres dan jajaran Polda Metro Jaya lainnya (6.000 orang).

"Kami akan melaksanakan kegiatan preventif agar kegiatan May Day ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan sehingga tidak terjadi penyimpangan, khususnya tindakan yang bersifat anarkistis atau mengganggu ketertiban umum lainnya," ujar Saud di kantor Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2012).

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat