Berburu Harta Luthfi

Ruhut: Insiden KPK dan Polri Jangan Diperkeruh

Liputan6.com, Jakarta: Anggota Komisi Hukum DPR Ruhut Sitompul meminta Polri menghormati tindakan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menyidik kasus pengadaan driving simulator di Korps Lalu Lintas Mabes Polri.

Tapi, kata Ruhut, pihak kepolisian juga perlu dihormati. Antara lain menurutnya adalah soal penggeledahan yang dilakukan KPK itu. Dalam penyitaan barang bukti, kata Ruhut, harus ada berita acara serah terimanya. "Polisi sebetulnya ingin mendata terlebih dulu apa saja yang disita oleh KPK," kata Ruhut di DPR, Jakarta, Rabu (1/8). Karena itu, kata Ruhut, mengenai hal tersebut sebaiknya tak usah diperkeruh lagi.

Lebih baik menurut Ruhut berikan kesempatan kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus itu dengan segala kemajuan yang dilakukannya. Dan ia mengira polisi juga pasti akan memberi kesempatan itu kepada KPK.

Menurut Ruhut, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo akan segera mencopot Irjen Pol Djoko Susilo dari jabatannya sebagai gubernur Akpol. "Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga wibawa Akpol," ujarnya. Ruhut juga yakin pencopotan Djoko Susilo tinggal menghitung hari. (ARI)