Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Rumah Bersejarah Belum Terbeli Karena Harga

    Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang Ade Swara mengemukakan bahwa tidak adanya kesepakatan harga tempat bersejarah, yakni rumah singgah Presiden Soekarno di Kecamatan Rengasdengklok, menjadi penyebab utama belum terbelinya rumah bersejarah tersebut.

    "Masalahnya ialah harga rumah itu yang belum disepakati antara Pemkab Karawang dengan ahli waris pemilik rumah bersejarah itu. Sehingga sampai saat ini belum terbeli," kata bupati, di Karawang, Jawa Barat, Rabu.

    Dikatakannya, harga rumah milik Djiaw Kie Song, seorang warga keturunan di Rengasdengklok, sempat ditawarkan oleh para ahli waris senilai Rp2 miliar.

    Tetapi saat itu pemerintah daerah setempat tidak berani membelinya.

    Sebab, pada 2010 Pemkab Karawang hanya mau membeli rumah tersebut sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP) senilai Rp300.000-500.000 per meter.

    "Walaupun rumah itu gagal dimiliki Pemkab Karawang, paling tidak kami berharap agar rumah itu tetap terjaga dan terpelihara dengan baik," kata bupati.


    Ia menjelaskan bahwa proses tawar-menawar harga rumah bersejarah antara ahli waris dengan pemerintah daerah setempat itu sendiri sudah berlangsung sejak 2008.

    Sementara itu, dalam sejarah tercatat bahwa rumah milik Djiaw Kie Song menjadi tempat persinggahan Presiden Soekarno ketika diasingkan ke Rengasdengklok.

    Peristiwa tersebut terjadi pada 16 Agustus 1945 pukul 04.00 WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

    Sampai akhirnya muncul kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    120 komentar

    • Basuki  •  9 bulan yang lalu
      memang bangsa ini hanya bisa berkata bahwa rumah itu bersejarah tapi tidak bisa untuk membelinya padahal uang sebesar itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan anggaran pemda yang menggelumbung dan mark up lainnya
    • War genggong Anto  •  9 bulan yang lalu
      kalo cuma 2 M untuk negara ini adalah hal yang sangat kecil bos....cuma yang merasa jiwa besar di elit politik n pemerintahan mungkin belum ada, sehingga mereka lupa sejarah ....sampai lupa ingatan bahwa kita bisa begini ada peran dari tempat tersebut,masa harus rakyat kumpul koin lagi.....mungkin negara ini sudah CungCalacung.........
    • bayu  •  9 bulan yang lalu
      buat biaya nazarudin pulang aj sampe Rp. 4 M, pemerintah sanggup... masa' buat beli rumah bersejarah gitu... masih pikir ulang????
    • Ucy Hf  •  9 bulan yang lalu
      Jangan di Jual Dunk......
      Ga Kasihan apa....????
    • Adrian  •  9 bulan yang lalu
      bener kata bang rhizal....
      masak 2 M gak da duit tapi menjemput abang N pemerintah bisa mengeluarkan 4 M?
      udah segitu banyak juga dikeluarkan ternyata doi cuma bungkam..... x_x
    • nn  •  9 bulan yang lalu
      duitnya abis di korupsi, jadi ga bisa buat beli cagar budaya....
    • Ekky  •  9 bulan yang lalu
      Bangsa yang baik adalah Bangsa yang menghargai sejarahnya,...
    • LaLeia  •  9 bulan yang lalu
      - Rumah bersejarah Rp 2 milyar pemerintah tak mampu menggelontorkan dananya.

      Sedangkan :
      - Penjemputan M Nazaruddin Rp 4 milyar bisa cair dan entah nanti sebanding dengan putusan atau tidak.
      - Kasus pembebasan hukuman pancung untuk pahlawan devisa di Saudi Arabia Darsem juga habis +/- 6 milyar bisa terkumpul.

      Entahlah.. Sejarah mungkin dipandang kurang penting ya.. Fiuuh.. T_T
    • ARIFIN  •  9 bulan yang lalu
      Petinggi Pemkab Karawang, kayanya nggak ngerti sejarah bangsa...ya, ....tapi kalau uang....? kayanya kalau Proyek yg menguntungkan ngerti banget ya....
    • Fahrudin  •  9 bulan yang lalu
      Pemkab Kerawang ngaco ....!!!!! masa rumah bernilai sejarah sangat penting/tinggi di hargai NJOP. Gua berani beli Rp. 3 m, tar gua jual lagi ama negara tetangga Rp. 10 m .... untung gede coy... he he he he
    • Sholeh Dinar Tour  •  9 bulan yang lalu
      kalau rumahku dekat, mungkin aku akan beli 3 M, setelah itu akan saya jual 5 M, pastilah aku akan untung.. he he...., belum ada kata sepakat nilai jualnya atau yang tertera dalam kuitansinya ?
    • ARIFIN  •  9 bulan yang lalu
      INI BUKTI Pemerintah nggak pernah menghargai, benda bersejarah....mau beli mikir-mikir ....? kalau korupsi milyaran.....dasar ----.....
    • azzara  •  9 bulan yang lalu
      ckckc pemerintah indonesia, segitu gamau nya ngeluarin uang buat SEJARAH negeri sendiri. betul2 negara memalukan
    • Pak Raden  •  9 bulan yang lalu
      Mari menjaring PAHALA sebanyak-banyaknya DI BULAN RAMADHAN :

      INFO WEBSITE ISLAM.

      Ini adalah website yang PENTING untuk DIPELAJARI oleh Umat Islam :

      JAWABAN UNTUK MISIONARIS :
      http://islamterbuktibenar.net/
      http://menjawab-misionaris.blogspot.com/p/indeks-artikel.html
      http://answeringkristen.wordpress.com/
      http://answering.wordpress.com/
      http://pustakaislam.com/buku/pendeta-menghujat-muallaf-meralat.html

      Website lainnya :

      INFO TENTANG MUALAF :
      http://www.bmuallaf.com/
      http://mualaf.com/
      http://iniagamaku.blogspot.com/
      http://www.kisahmuallaf.com/

      INFO AMAL JARIYAH :
      http://eca.sh/dakwah
      http://wakafquran.eramuslim.com/
      http://wakafcenter.com/

      INFO TENTANG PALESTINA :
      http://www.kispa.org/
      http://www.infopalestina.com/ms/
      Dukungan Anda bagi Rakyat Palestina sangat diharapkan..

      INFO DUNIA ISLAM :
      http://www.voa-islam.com/
      http://hidayatullah.com/
      http://www.eramuslim.com/

      DOWNLOAD EBOOK, FILM, SOFTWARE, VIDEO dan AUDIO ISLAMI :
      http://islam-download.net/
      http://pakdenono.com/
      http://kajian.net/
      http://mui.or.id/
      http://id.harunyahya.tv/
      http://www.harunyahya.com/indo/index.php
      http://www.perpustakaan-islam.com/

      KAJIAN KRISTOLOGI :
      http://voa-islam.com/index-kesalahan-alkitab
      http://aslibumiayu.wordpress.com/2010/04/20/video-mantan-rektor-universitas-kristen-papua/
      http://kajian-agama.blogspot.com/
      http://answering-ffi.blogspot.com/
      http://aslibumiayu.wordpress.com/2010/04/15/apa-rahasia-itu/

      BIBEL, QUR-AN, dan SAINS MODERN (Dr. Maurice Bucaille)
      Baca disini :
      http://media.isnet.org/islam/Bucaille/BQS/index.html

      MENGENAL NABI MUHAMMAD SAW :
      http://pustakaislam.com/buku/sirah-nabawiyah.html

      (Untuk Non Islam yang suka menghina Nabi Muhammad SAW, Silahkan membaca buku diatas, dengan membaca buku diatas di harapkan Anda mengetahui pribadi Nabi yang sesungguhnya, dan… BERHENTILAH MENGHINA NABI MUHAMMAD SAW)

      SALURKAN ZIS Anda di sini :
      http://www.dompetdhuafa.org/
      http://www.rumahzakat.org/

      Semoga Bermanfaat Untuk Dunia dan Akherat Kita… Amien

      NB:
      MOHON INFORMASI INI UNTUK DISEBARLUASKAN KE UMAT ISLAM YANG LAIN, untuk mempertebal Iman kita, INSYAALLOH AKAN MENAMBAH AMAL JARIYAH KITA DI AKHERAT NANTI.
    • Prihatin  •  9 bulan yang lalu
      ambil alih aja pemerintah pusat cq kemendiknas, kan ini untuk anak didik juga lagian 2 milyar kalau ditarik dari karcis pengunjung pasti balik lagi lah...sekarang orang tidak/sungkan kesitu karena masih milik orang lain...jadikan sejarah sebagai sarana pendidikan sehingga tidak melupakan perjuangan pendahulu kita
    • Pa - punk  •  9 bulan yang lalu
      Inilah akibat kebiasaan lingkungan kita yang konsumtif. Biasa ada berita korupsi milyaran sampai trilyunan rupiah, sehingga harga 4 milyar dianggap murah. Mikir dong lu..... Meskipun dibayar pakai uang negara, itu juga uang rakyat.
      Bener pak Bupati Kerawang, saya dukung p. Bupati. Kalau perlu disita saja, tidak usah dibayar. Ini demi BANGSA INDONESIA. itu warga yang mau meamanfaatkan keadaan emosi bangsa, ngasih harga se-enak udelnya.............
    • Pa - punk  •  9 bulan yang lalu
      Dalam urusan Nasionalisme, Pemerintah harus tegas. Bener itu......, beli saja sesuai atau dengan patokan mendekati NJOP, Jangan mau dimanfaatkan oleh Garong yang memanfaatkan keadaan. Prinsipnya tahah air dan udara ini milik bangsa Indonesia, setiap warga negara harus ikhlas kalau itu untuk kepentingan bersama bangsa.
    • rangga ps  •  9 bulan yang lalu
      Ada yg mau beli rumah bersejarah?
    • Rusmadi Abil  •  9 bulan yang lalu
      Apalah arti rumah sejarah kalo sejarah diputarbalikkan, begitu banyak pelaku sejarah yang lebih hebat di negeri ini tapi kok yang dikenang hanya Sukarno?
    • Suro diro joyoningrat leb ...  •  9 bulan yang lalu
      harusnya bukan cuma 2 Milyar..tapi yg lebih penting pemerintah harus melihat hidup keluarga Djiaw Kie Song saat ini bagaimana...apakah mereka sudah hidup layak? kalau belum, berikan jaminan hidup mereka. jangan cuma mengenang sejarah dari bangunan saja, pelaku sejarahnya pun tak kalah penting. Begitupun utk keluarga2 pejuang kemerdekaan yang lain yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan, bergantung belas kasihan orang lain, hidup di pinggir rel, dll. Mereka2 yang berjuang untuk memerdekakan negri ini namun tak berkesempatan menikmati hasilnya...
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat