Perang Lawan Geng Motor

Rumor: BMW X1 2015 Akan Gunakan Penggerak Depan

Penjualan dan permintaan akan varian mobil berjenis small SAV (Sport Activity Vehicle) yakni BMW X1 di berbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia sendiri mengalami peningkatan. Dimana sejak dilahirkan pada tahun 2009 tercatat sudah terjual lebih dari 300.000 unit.

Selain itu BMW X1 melalui versi penggerak belakang dan juga yang menggunakan teknologi xDrive juga mendapat penghargaan dari suatu majalah terkenal dalam hal mampu memberikan handling yang gesit, irit BBM dan juga memiliki flesibilitas yang luar biasa.

Tapi sebuah kabar baru untuk generasi selanjutnya pada BMW X1 akan mengalami perubahan drastis. Berdasarkan Autocar UK, generasi kedua SAV premium kompak ini akan mulai di jual ke pasaran pada tahun 2015 mendatang dengan menggunakan penggerak roda depan. Dimana hal ini juga berbagi fitur dengan produk Mini dan versi terbaru 1 Series GT yang akan dipamerkan pada Paris Motor Show 2012 pada September mendatang.

Berdasarkan informasi orang dalam pihak BMW mengatakan bahwa platform penggerak roda belakang memang sudah menjadi icon tersendiri bagi perusahaan ini. Namun dengan perubahan tersebut, BMW berharap bisa menekan biaya produksi dan pemanfaatan ruang mesin menjadi lebih efisien.

Kemudian pada bagian interior juga mungkin mengalami perubahan dengan ruang yang lebih luas karena perubahan posisi dudukan mesin. Dan selain itu juga penggunaan gadget menarik juga akan semakin melengkapi kemewahan small SAV ini.

Konsep tersebut dikenal dengan nama UKL, yaitu 'Unter Klasse' atau dengan kata lain entry level. SAV ini nantinya tidak hanya menghadirkan sistem penggerak baru, tetapi versi xDrive akan tetap ada dengan menggunakan kopling multi pelat model Haldex untuk jenis penggerak semua roda (AWD).

Sedangkan untuk urusan jantung pacu generasi terbaru BMW X1 nanti akan menggunakan mesin 4 silinder terbaru sebagai pengganti model konfigurasi 6 silinder. (kpl/vin)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat