H+5 Terperangkap

Rupiah Kembali Melemah di Tengah Kekhawatiran Global

  • SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    Tempo
    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Kepala BKPM Dr Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan pengganti Agus Matowardojo. »Atas pendidikan, pengalaman yang cakap, Chatib Basri saya pilih menjadi Menteri Keuangan,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Mei 2013.

  • Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    Tempo
    Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, menyatakan akan mengumumkan keputusan akuisisi PT Bank Danamon oleh Development Bank of Singapore (DBS) Ltd pada hari ini, Selasa 21 Mei 2013. Pengumuman izin akuisisi perbankan dengan nilai transaksi terbesar di Indonesia itu bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Darmin sebagai bos bank sentral. "Kita sedang menyusun laporannya, besok (hari ini) sore kami umumkan," kata dia di kantornya, Senin 20 Mei 2013.

  • Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tempo
    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    TEMPO.CO, Surakarta - Pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 535 rute Solo-Jakarta gagal terbang dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Minggu, 19 Mei 2013. Semestinya pesawat diberangkatkan pukul 13.45 dengan membawa 169 penumpang. Tapi pesawat tak kunjung berangkat karena ada kendala teknis.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada Rabu kembali terkoreksi sebesar 24 poin terhadap dolar AS seiring minimnya fluktuasi di tengah kekhawatiran pertumbuhan global.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu sore bergerak melemah sebesar 24 poin menjadi Rp9.650 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.626 per dolar AS.

"Sebagian besar mata uang dunia tidak banyak bergerak di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan global dan pendapatan perusahaan AS yang suram sehingga menyebabkan pengalihan resiko ke mata uang `safe haven` dolar AS," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, meski indeks manufaktur China naik menjadi 49,1 pada bulan Oktober dibandingkan 47,9 pada September lalu, namun dampaknya masih terbatas menyusul sikap hati-hati investor paska data manufaktur zona Euro yang buruk.

"Kondisi itu mengindikasikan laporan produk domestik bruto (GDP) kuartal keempat zona Euro akan lebih lemah dibanding estimasi sebelumnya," kata dia.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Ruly Nova menambahkan, meski pergerakan nilai tukar rupiah cenderung melemah terhadap dolar AS salah satunya dipicu dari sentimen eksternal, namun BI masih menjaga pergerakan di pasar valas.

"Cadangan devisa kita yang cukup tinggi membuat BI mudah menjaga gerak mata uang domestik terhadap dolar AS," katanya.

Ia mengatakan, ekspor dalam negeri yang masih melemah juga menjadi salah satu faktor nilai tukar domestik tergerus terhadap dolar AS.

"Ekspor kita lemah, sementara impor masih cukup kuat untuk keperluan bahan baku. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit masih membayangi gerak rupiah," kata dia.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Rabu (24/10) tercatat mata uang rupiah tidak bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp9.615 per dolar AS. (tp)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat