Penghargaan buat SBY

Rupiah Rabu Pagi Menguat ke Posisi Rp9.560

  • Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Antara
    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa, menolak menyebut langkah kebijakan kerja sama perdagangan Indonesia sebagai penyebab kebangkrutan para peternak sapi di Australia terutama bagian utara. "Terlalu jauh untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah membuat peternak sapi Australia bangkrut," kata Marty di kantornya di Jakarta, Jumat. Menurut Marty, pendekatan kerja sama ekonomi sudah prinsip dasarnya adalah saling menguntungkan supaya bisa bertahan lama. ...

  • CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    Tempo
    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    TEMPO.CO, Jakarta--Restoran cepat saji McDonald, lagi-lagi mendapatkan kritik karena menyasar anak-anak sebagai pangsa pasarnya. Kritik bertubi-tubi itu berlangsung dalam pertemuan pemegang saham tahunan McDonald Kamis, 25 Mei 2013.

  • Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Tempo
    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    TEMPO.CO, Semarang - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan hari ini meresmikan Pasar Boja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Di pasar yang baru selesai dipugar dengan dana Rp 4 miliar dari Kementerian Perdagangan itu, Gita menyempatkan diri berbelanja.

Jakarta (ANTARA) - Mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Rabu pagi bergerak menguat ke posisi Rp9.560 didorong dari negatifnya data manufaktur AS.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu pagi bergerak menguat sebesar 20 poin menjadi Rp9.560 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.580 per dolar AS.

"Indeks manufaktur AS melemah untuk bulan Agustus menjadi 49,6 dari sebelumnya 49,8 pada bulan Juli. Indeks dibawah level 50 mengindikasikan penurunan produksi atau kontraksi. Kondisi itu membuat dolar AS melemah," kata pengamat pasar uang Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu.

Lana Soelistianingsih menambahkan, penurunan itu juga terkait dengan melemahnya ekonomi negara-negara mitra dagang utama AS seperti Uni Eropa (UE), China, dan Jepang.

Perlambatan itu, dikatakan dia, semakin membuka peluang Bank Sentral AS atau the Fed AS untuk tetap melakukan pembelian obligasi sebagai upaya menambah likuiditas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS.

"Untuk rupiah, kami perkirakan relatif tertahan di kisaran level Rp9.600 per dolar AS," papar Lana.

Sementara itu, pengamat pasar uang Monex Investindo Futures Johanes Ginting menambahkan, rumor perkembangan di Eropa terus berputar, yang memberi investor harapan bahwa bank sentral akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk menurunkan yield surat utang dan menopang perekonomian kawasan.

"Namun `trader` menyadari jika pembuat kebijakan Eropa memiliki rekam jejak mengecewakan selama krisis hutang, hal itulah yang akan mengembalikan tekanan terhadap mata uang berisiko," kata Johanes Ginting.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat