Penghargaan buat SBY

Rupiah Selasa Sore Stagnan di Posisi Rp9.180

  • Ancaman Bagi BPR Segera Tiba

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar tunggal ASEAN di sektor perbankan pada tahun 2020, pangsa pasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diprediksi akan semakin tergerus. Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika UGM, Sri Adiningsih menilai, dengan dibukanya industri keuangan secara bebas, bank asing akan berlomba masuk ke pasar Indonesia. Termasuk, menyasar sektor mikro dan UMKM yang selama ini menjadi tumpuan dari BPR. ...

  • Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Tempo
    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    TEMPO.CO , Pangandaran:Perusahaan jasa penerbangan, PT ASI Susi Pudjiastuti Aviation atau lebih dikenal Susi Air, meresmikan Training Center bagi para pilotnya di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat 24 Mei 2013. Pada training center ini terdapat simulator untuk pesawat jenis Cessna Caravan 208.

  • CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    Tempo
    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    TEMPO.CO, Jakarta--Restoran cepat saji McDonald, lagi-lagi mendapatkan kritik karena menyasar anak-anak sebagai pangsa pasarnya. Kritik bertubi-tubi itu berlangsung dalam pertemuan pemegang saham tahunan McDonald Kamis, 25 Mei 2013.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Selasa sore belum bergerak nilainya atau stagnan diposisi Rp9.180 per dolar AS.

Pengamat pasar uang dari Harvest International Futures, Tony Mariano di Jakarta, Selasa, mengatakan rupiah cenderung bergerak dalam kisaran sempit dan minim transaksi sehingga nilainya tidak berubah.

"Sejak awal Maret lalu hingga saat ini kisaran rupiah bergerak pada kisaran Rp9.100 hingga Rp9.200 per dolar AS dengan kecenderungan melemah," kata dia.

Meski demikian, lanjut dia, rupiah yang bergerak dalam fluktuasi yang terkendali dinilai positif dibandingkan pergerakannya yang tidak menentu.

Ia menambahkan, sentimen yang membuat rupiah dalam kecenderungan melemah dikarenakan inflasi yang diekspektasikan terus meningkat.

"Inflasi April 0,21 persen ekspektasi inflasi akan terus meningkat seiring belum jelasnya kebijakan Pemerintah terkait kebijakan bahan bakar minyak (BBM) kondisi itu akan menekan rupiah," katanya.

Selain itu, kata dia, krisis finansial yang masih berjalan di kawasan negara Eropa membuat aset berisiko kurang diminati investor uang.

Saat ini, menurut dia, mata uang yang diminati investor ditengah tidak pastinya kondisi ekonomi global yakni nilai tukar Yen dibanding dolar AS atau aset "safe haven" lainnya.

"Kondisi AS yang ekonominya mengalami perlambatan membuat dolar AS juga kurang diminati, saat ini Yen yang paling diminati investor uang," kata dia.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Selasa (1/5) tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp9.193 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.190 per dolar AS. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat