Perang Lawan Geng Motor

Rupiah Senin Pagi Menguat 10 Poin

  • Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi

    Antara

    Chicago (ANATARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke membuat pernyataan bervariasi di hadapan Kongres. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 10,2 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi menetap di 1.367,4 dolar AS per ounce. Ketua Fed Bernanke dalam kesaksiannya kepada Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada Rabu mengatakan bahwa "kebijakan pengetatan moneter prematur

  • Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Tempo
    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelola Bank Dunia tersebut menduduki peringkat ke-55. Peringkat pertama ditempati kanselir Jerman, Angela Merkel. Tahun ini, Merkel menjadi wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes untuk kedelapan kalinya.

  • Dokter Wanita Diperiksa KPK

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Linda Silviana, wanita yang diduga menerima aliran dana dari Fathanah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Linda adalah istri Ahmad Zaky, sekretaris pribadi Luthfi Hasan Ishaaq. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi impor sapi. Saat mendekam dipenjara Guntur.Linda Silviana diduga menerima aliran dana dari Fathanah sebesar Rp 1,025 miliar. Uang ini, berdasarkan data penerima aliran dana Fathanah, hanya sekali

Jakarta (ANTARA) - Mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Senin pagi bergerak menguat 10 poin didorong oleh ekspektasi the Fed melakukan pelonggaran kuantitatif (QE) tahap tiga.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta bergerak menguat 10 poin menjadi Rp9.530 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.540 per dolar AS.

"Pasar Asia kemungkinan positif memfaktorkan kemungkinan QE3 sehingga rupiah mempunyai peluang penguatan tetapi tidak terlalu signifikan karena kekawatiran terhadap ekonomi China yang memburuk," kata pengamat pasar uang Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta.

Ia menambahkan, kendati belum secara spesifik, the Fed menguatkan spekulasi terhadap kemungkinan memberikan injeksi baru yang sering disebut sebagai "quantitative easing" yang ketiga (QE3). Investor masih menunggu kepastian kebijakan itu pada pertemuan "The Federal Open Market Committee" (FOMC) pada 12-13 September.

"Sentimen positif hari ini kemungkinan bersifat jangka pendek saja karena data-data ekonomi lainnya seperti keyakinan konsumen AS bulan Agustus kembali melemah, dan pelemahan ekonomi China berlanjut seiring dengan turunnya indeks manufaktur," katanya.

Dari dalam negeri, kata Lana, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka inflasi dan perdagangan ekspor-impor. Diperkirakan inflasi Agustus masih akan aman. Sedangkan untuk neraca perdagangan Juli diperkirakan masih tercatat defisit.

"Nilai impor diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor tetapi permintaan impor mulai berkurang karena tren pelemahan nilai tukar rupiah," katanya.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat