Penghargaan buat SBY

Rupst BEI Putuskan Ito Warsito Sebagai Dirut

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Tempo
    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    TEMPO.CO, Jambi - PT Petro China Jabung International LTD menyatakan telah mengantongi izin sesuai Surat Keputusan Bupati Tanjungjabung Timur Nomor 113 Tahun 2006. Surat dikeluarkan di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada 2 Februari 2006.

  • Ancaman Bagi BPR Segera Tiba

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar tunggal ASEAN di sektor perbankan pada tahun 2020, pangsa pasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diprediksi akan semakin tergerus. Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika UGM, Sri Adiningsih menilai, dengan dibukanya industri keuangan secara bebas, bank asing akan berlomba masuk ke pasar Indonesia. Termasuk, menyasar sektor mikro dan UMKM yang selama ini menjadi tumpuan dari BPR. ...

Jakarta (ANTARA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bursa Efek Indonesia memutuskan Ito Warsito kembali menjabat sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Dalam RUPST, saya terpilih secara aklamasi menjadi Dirut BEI periode 2012-2015. Ke depan, BEI akan memfokuskan pada pengembangan berdasarkan tujuh pilar pengembangan, yakni internal, investors, intermediaries, infrastruktur, instrumen, issuers, dan informasi," kata Ito usai RUPST BEI di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa pengembangan ketujuh pilar itu berpedoman kepada tiga sasaran kerangka regulasi yang ditetapkan oleh IOSCO (Internasional Organization of Securities Commissions), yakni pengurangan risiko sistemik, pemastian bahwa pasar berjalan dengan wajar, efisiensi, dan transparan, serta perlindungan kepada investor.

Selain itu, RUPST juga mengangkat jajaran direksi masa bakti 2012--2015, yakni Direktur Penilaian Perusahaan Hoesen, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Samsul Hidayat, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Uriep Budhi Prasetyo.

Kemudian, Direktur Pengembangan Friderica Widyasari Dewi, Direktur Teknologi Informasi Adikin Basirun, dan Direktur Keuangan dan SDM Hamdi Hassyarbaini.

Dalam RUPST dihadiri 114 pemegang saham (99,13 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara). Dipaparkan kinerja BEI sepanjang 2011 menunjukan pertumbuhan positif.

Bursa Efek Indonesia mencatat laba bersih Rp128,64 miliar dalam lima bulan pertama 2012. Catatan tersebut didukung oleh pendapatan yang mencapai Rp278,74 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sebesar 3,2 persen dibandingkan penutupan pada tahun 2010 menjadi 3.821,99. Pertumbuhan IHSG itu masih lebih tinggi dari pertumbuhan indeks regional dan bursa utama dunia.

Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar meningkat 8,94 persen, dengan nilai sebesar Rp3.537,29 triliun dibandingkan penutupan tahun sebelumnya Rp3.247,10 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian saham pada tahun 2011 tumbuh 3,17 persen menjadi Rp4,953 miliar dibandingkan 2010, dan rata-rata frekuensi transaksi harian saham mencapai 113.000 kali.

Pada tahun lalu, BEI juga mencatat pertumbuhan IPO sebanyak 25 perusahaan. Total dana yang berhasil dihimpun oleh BEI dari IPO, penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dan konversi waran mencapai Rp62,31 triliun pada 2011 lalu.

"Kondisi itu memicu pendapatan BEI naik dari Rp667,16 miliar pada tahun 2010 menjadi Rp699,32 miliar pada tahun 2011," kata Ito.

Pada periode Januari--Mei tahun ini, kata dia, BEI mencatat laba bersih Rp128,64 miliar. Catatan itu didukung oleh pendapatan yang mencapai Rp278,74 miliar.

Pada periode itu, lanjut dia, tercatat juga total beban usaha BEI sebesar Rp168,99 miliar, sementara laba usaha mencapai Rp109,75 miliar.

Di sisi lain, total penghasilan (beban) lain-lain Rp53,09 miliar. Adapun laba sebelum pajak BEI mencapai Rp162,84 miliar.

"Beban biaya terus meningat setiap tahun karena banyak pendapatan yang diperoleh dari AB dibebaskan. Hal itu dilakukan agar AB lebih maju, dan tidak perlu membayar biaya besar kepada BEI," kata Ito.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat