Beijing (AFP/ANTARA) – Para penjaga pantai Rusia menyita sebuah kapal nelayan China di lepas pantai timur negara tersebut, setelah mereka menembaki kapal itu, seperti dilaporkan media pemerintah China pada Rabu.
Harian Global Times mengatakan bahwa konsulat China di bagian timur Khabarovsk, Rusia, telah diberitahu mengenai insiden yang terjadi pada Senin setelah tiga jam pengejaran.
Laporan itu dikutip media Rusia dengan mengatakan bahwa para penjaga pantai Rusia pertama kali melepaskan tembakan peringatan, kemudian bertabrakan dengan kapal China itu, mereka melepaskan tembakan secara langsung ketika para nelayan berusaha mencegah mereka berlabuh.
Para pejabat pemerintah China hingga kini belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan, namun Global Times mengatakan dalam sebuah editorial bahwa insiden itu “tidak dapat ditolerir.”
"Kami tidak percaya bahwa para petugas patroli perbatasan Rusia secara spesifik mengincar kapal-kapal China. Namun insiden itu tidak dapat diterima, terlepas dari kapal negara mana yang mereka incar,” seperti diungkapkan surat kabar tersebut.
“Menciptakan rasa takut dengan menembaki kapal-kapal sipil, Rusia justru menampilkan citra yang salah.” (ai/ml)

