Artis Raffi Ahmad dan belasan rekannya ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait dugaan kasus penggunaan narkoba. Penangkapan dilakukan di kediaman Raffi di Jalan Gunung Balang, No 16 RT 09 RW 04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, subuh tadi sekitar pukul 04.30 WIB.
Menurut Humas BNN Sumirat dalam jumpa pers di Gedung BNN, Minggu (27/1) malam, saat petugas menggerebek rumah lantai dua itu, ada empat orang di lantai 2 dan sepuluh orang di lantai 1.
"Ada empat orang posisinya di kamar atas sedang tidur. Tiga laki-laki, satu perempuan, kamar berbeda," kata Sumirat.
Sedangkan sepuluh orang lainnya, melakukan berbagai aktivitas di lantai 1. Mulai dari yang berjoget mengikuti hentakan musik yang diputar, sebagian lainnya memainkan laptop.
"Ada sepuluh di bawah di ruang tamu. Ada yang main laptop, ada yang joget-joget dan ada yang baru datang tiga orang," jelasnya.
Sumirat tidak menjelaskan detail berapa jumlah laki-laki dan perempuan yang ada di rumah saat itu. Dia juga tidak merinci siapa-siapa yang tidur, berjoget dan baru tiba ke rumah Raffi.
Untuk barang bukti lintingan ganja, lanjut Sumirat, ditemukan di dalam kamar lantai 1. Sedangkan pil MDMA ditemukan di dalam laci di ruang makan.
"Ganja di dalam kamar dekat pajangan, seperti bufet. MDMA di dalam laci ruang makan laci ruang makan," ungkap Sumirat.
Lalu di mana posisi Raffi malam itu? Menurutnya Raffi ada sekitar di luar rumah bersama beberapa temannya.
"RA di luar sama teman-temannya," tegasnya.
BNN terus menyelidiki kasus ini. Termasuk satu orang laki-laki yang diduga sebagai pemilik barang haram itu.
"Semua diperiksa mendalam. Pasti kita lakukan pengembangan," ujarnya.
Untuk kasus ini, BNN sudah menyatakan lima orang positif narkoba. Siapa nama dari lima orang tersebut, masih dirahasiakan.
Kenaikan BBM
- Kenaikan Harga BBM Untungkan LorenaTRIBUNnews.com - 4 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi SelesaiAntara - 5 jam yang lalu
- BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 PersenTempo - 5 jam yang lalu
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM Tempo - 5 jam yang lalu
- Rizal Kagum Perjuangan Mahasiswa-Pemuda Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, Pelni Tunggu PetunjukAntara - 5 jam yang lalu
- PMKS Layak Disubsidi Kenaikan BBMTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Karen: Depot BBM Beroperasi 24 JamAntara - 5 jam yang lalu
- PKS: Kenaikan BBM Berdampak Sistemik Pada BuruhAntara - 6 jam yang lalu
- Polri Evaluasi Pengamanan Aksi Tolak Kenaikan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- PKS Minta Pemerintah Atasi Dampak Kenaikan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- Polisi Temukan 41 Kasus Penyelundupan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- Kominfo: Sosialisasi Harga BBM Lewat SMS Tak Langgar UU ITETRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- BEI: Kepastian Penaikan BBM Positif bagi IHSGAntara - 7 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Kurangi PenyelundupanAntara - 8 jam yang lalu
- PKS Bantah Pasang Spanduk Pro-Kenaikan BBMTempo - 8 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi Tempo - 8 jam yang lalu
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya Tempo - 8 jam yang lalu
- Sopir Taksi Dihantui Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 8 jam yang lalu
- Demo Harga BBM Jatuh Korban, Tim Polri ke Ternate Tempo - 8 jam yang lalu
MERDEKA.COM,
Berita Lainnya
- Bayi Ini Dilahirkan di Kamar WC
- Kendaraan Dinas Dibakar Satpol PP Kewalahan Lakukan Razia
- Kawan-kawan Tito: Penembak Tito Kei Beraksi Cepat
- Bayi Hidup dalam Pipa Dibawa Pulang Kakeknya
- Reni Ditemukan di Kawasan Hutan
- BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 700 Gram Sabu
- Berkas Lima Rekan Raffi Ahmad Dinyatakan Lengkap
- Persija Tekuk Persiwa di Lebak BulusLiputan 6
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...


Yahoo! OMG