Sadr Menentang Penggulingan Pemerintah Irak

Najaf, Irak (AFP/ANTARA) - Ulama berpengaruh Syiah Moqtada al-Sadr menentang penggulingan pemerintah Irak namun membahas masalah tidak memperpanjang mandat perdana menteri selama kunjungannya ke Kurdistan, kata sejumlah pejabat Gerakan Sadr, Jumat.

Sadr tiba di wilayah otonomi Kurdistan pada Kamis dengan mengajukan dirinya sebagai penengah antara Presiden Kurdistan Massud Barzani dan Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.