Saham Eropa Jatuh Setelah Pasar Asia Melemah

  • Lagi, Orang Sukses yang Drop-Out dari Sekolah

    Plasadana

    Lagi, Orang Sukses yang Drop-Out dari SekolahPLASADANA.COM - Bagi sebagian orang, kesuksesan dalam bisnis tidak berhubungan dengan pendidikan akademis. Inovasi dan pengalaman ternyata bisa menjadi kendaraan bagi seorang pengusaha untuk meraih keberhasilan. Tidak jarang, mereka yang putus sekolah justru bisa menjadi miliarder.Salah satunya adalah pendiri situs mikrobloging Tumblr, David Karp. Pria kelahiran New York 6 Juli 1986 ini menjadi buah bibir setelah Tumblr dibeli senilai US$ 1,1 miliar

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • TAM Mengeluh, Banyak BlackBerry Q10 Ilegal     

    TAM Mengeluh, Banyak BlackBerry Q10 Ilegal  

    Tempo
    TAM Mengeluh, Banyak BlackBerry Q10 Ilegal     

    TEMPO.CO, Jakarta - Erajaya Group, induk usaha Teletama Artha Mandiri (TAM) yang menjadi satu distributor BlackBerry di Indonesia, prihatin atas beredarnya BlackBerry ilegal di pasaran. Ia mencontohkan, produk BlackBerry Q10 sudah ada di pasar walau belum diluncurkan.

London (AFP/ANTARA) - Pasar saham utama Eropa jatuh pada Rabu setelah kerugian di Asia, namun saham Standard Chartered "rebound" setelah bank menyetujui sebuah denda besar atas klaim pihaknya membantu perusahaan Iran mengabaikan sanksi AS.

Pasar gagal mendapatkan banyak dari kenaikan tengah hari dari data AS yang bervariasi.

Pada perdagangan sore hari indeks acuan FTSE 100 perusahaan terkemuka di London, jatuh 0,40 persen menjadi 5.841,52 poin, sementara indeks DAX 30 di Frankfurt turun 0,40 persen menjadi 6.946,80 poin.

Di Paris indeks CAC 40 melawan tren sedikit bertambah 0,30 persen menjadi 3.460,70 poin.

Milan tutup untuk liburan Assumption, dan Madrid naik 0,67 persen.

Dalam transaksi valuta asing, mata uang tunggal Eropa merosot ke 1,2282 dolar dari 1,2321 dolar pada akhir Selasa di New York.

"Indeks saham Eropa menyusul rekan-rekan mereka di Asia lebih rendah," analis Rabobank, Jane Foley, mencatat.

"Antusiasme investor telah diperlemah karena data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan kemarin mengalahkan kekhawatiran bahwa Ketua Fed (Ben) Bernanke sekarang kurang mungkin untuk mengindikasikan lebih lanjut suntikan stimulus tunai."


Namun saham Standard Chartered melawan tren, melompat 4,93 persen menjadi 1.437,5 pence.

Harga saham bank itu jatuh pada 7 Agustus, ditutup turun hampir 17 persen menjadi 1.223,57 pence, setelah regulator negara bagian New York menuduh pihaknya menyembunyikan transaksi dengan bank Iran. Sahamnya "rebound" kuat di hari-hari berikutnya.

Standard Chartered Selasa malam mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk membayar denda 340 juta dolar AS kepada regulator negara menyusul tuduhan bahwa ia menyembunyikan 60.000 transaksi dengan klien Iran terlarang senilai 250 miliar dolar AS selama sepuluh tahun.

"Pertempuran Standard Chartered dengan regulator tampaknya berakhir sekarang," kata Chris Beauchamp, analis pasar di IG Index.

"Saham yang telah naik setelah perkembangan ini, terus mengembalikan kerugian yang diderita setelah cerita pecah."


"Perhatian sekarang bergeser ke data AS sore ini, termasuk CPI (inflasi) dan data produksi industri."


Pasar saham Asia sudah ditutup melemah pada sebelumnya meskipun data positif AS dan Eropa dirilis pada Selasa.

Hong Kong turun 1,18 persen, Tokyo turun tipis 0,05 persen dan Sydney kehilangan 0,26 persen.

Penurunan terjadi meski data resmi menunjukkan bahwa penjualan ritel AS naik lebih baik dari yang diperkirakan 0,8 persen pada Juli, menghantikan kerugian beruntun tiga bulan dan menawarkan harapan untuk pertumbuhan yang lebih cepat pada kuartal ketiga.

Angka-angka ritel mungkin telah mengecewakan beberapa investor yang berharap untuk data buruk lebih lanjut yang akan mendorong Federal Reserve AS memulai kembali langkah-langkah stimulus baru untuk menghidupkan kembali pertumbuhan, kata para analis.

"Data kuat penjualan ritel kemarin dari AS adalah suatu kejutan, dan berakhir lemah untuk Wall Street kemarin menunjukkan itu sedang diperlakukan dalam sebuah fashion `berita baik adalah berita buruk` sejauh prospek QE lebih mengkhawatirkan," kata Beauchamp.

Harapan tindakan AS, dikombinasikan dengan petunjuk dari Bank Sentral Eropa bahwa pihaknya akan melanjutkan program pembelian obligasi untuk membantu krisis yang melanda negara zona euro, telah membantu mendorong kenaikan kuat pada saham bulan ini.

Tetapi saham AS dibuka datar pada Rabu, setelah sekantong data ekonomi bervariasi gagal mengkonfirmasi setiap semangat baru bagi perekonomian.

Lima belas menit memasuki perdagangan, saham unggulan (blue-chip) Dow Jones Industrial Average turun 0,08 persen di 13.161,76 poin.

Indeks saham lebih luas S&P 500 datar di 1.403,98 poin, sementara dengan teknologi Nasdaq naik tipis 0,14 persen menjadi 3.021,23 poin.

Data yang dirilis Rabu menunjukkan kenaikan 0,6 persen pada produksi industri AS pada Juli tetapi juga mengungkapkan bahwa manufaktur di wilayah New York jatuh.

Sementara itu, harga konsumen AS stabil pada Juli, dengan inflasi 12 bulan sebesar 1,4 persen. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat